Ubah Taktik, AS Sebut Rusia Kirim Ribuan Tentara ke Ukraina Timur

Jakarta, IDM – Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Jake Sullivan mengatakan pada, Senin (4/4) bahwa Rusia berencana mengerahkan puluhan pasukan tentaranya ke Ukraina Timur, untuk mengalihkan fokus dan mengepung tentara Ukraina yang berada di Selatan dan Timur Ukraina.
"Pada saat ini kami percaya Rusia sedang memperbaiki tujuan perangnya untuk fokus pada bagian timur dan selatan Ukraina daripada menargetkan sebagian besar wilayah Ukraina," kata Sullivan dikutip dari Reuters Selasa (5/4).
Lebih jauh Sullivan juga mengatakan pemerintahan Biden akan mengumumkan bantuan militer baru untuk Ukraina dalam beberapa hari mendatang. Dia juga menambahkan sanksi lebih lanjut, terhadap energi Rusia sedang dibahas dalam pembicaraan dengan sekutu Eropa.
"Rusia kemudian dapat menggunakan keberhasilan taktis apa pun yang dicapainya, untuk menyebarkan narasi kemajuan dan menutupi kegagalan militer sebelumnya," sambung Sullivan.
Dalam kesempatan yang sama Sullivan juga mengatakan, fase berikutnya mungkin bertambah lama dengan pasukan Rusia melebihi jumlah Ukraina.
“Moskow kemungkinan akan berusaha untuk mengendalikan wilayah yang jauh lebih luas di Ukraina timur, dari pada yang dikendalikan oleh separatis sebelum invasi,” lanjut Sullivan.
Dia mengatakan Kremlin diperkirakan akan meluncurkan serangan udara dan rudal lebih lanjut di seluruh negeri. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































