Turki Tidak Akan Bergabung dalam Latihan NATO Tiger Meet 2022 di Yunani

Jakarta, IDM - Turki menyatakan tidak akan bergabung dalam latihan antara anggota NATO di tengah meningkatnya ketegangan dengan Yunani. Latihan tahunan Tiger Meet 2022 akan digelar di Yunani pada tanggal 9 sampai 20 Mei 2022.
Ketegangan terjadi pada saat Yunani mengeluarkan pernyataan yang menyinggung Turki, Komando Angkatan Udara Turki menganggap perkataan yang diucapkan Yunani dalam dokumentasi teknis bertentangan dengan hukum internasional dan menuntut agar diubah. Tetapi Yunani menolak permintaan tersebut.
"Terlepas dari semua upaya Turki dan upaya perdamaian, Yunani tidak bisa mentoleransi bahkan partisipasi tetangganya dalam latihan, menjauhkannya dari tujuan persahabatan dan interoperabilitas dan berusaha menggunakannya untuk melawan hak dan kepentingan Turki,” ujar sumber keamanan yang dikutip dari Greek City Times, Selasa (3/5).
Selanjutnya, pada 22 April, Turki memutuskan tidak berpartisipasi dalam latihan perang dan telah memberi tahu Yunani akan hal tersebut. Sebenarnya, Yunani memutuskan tidak mengizinkan Turki berpartisipasi dalam latihan sebagai pembalasan atas pelanggaran wilayah udara oleh jet-jet tempur tersebut.
Dilansir dari laman Voice of America, Selasa (3/5) bahwa Yunani menolak Turki untuk berpartisipasi dalam latihan rutin Tiger Meet dan menyebut negara tersebut bukan sekutu. Pada Kamis lalu, Kementerian Luar Negeri Yunani mengajukan protes kepada Turki melalui Duta Besar di Athena dengan beberapa pelanggaran udara yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Sementara itu, pelanggaran yang telah dilakukan Turki tidak secara rinci, melainkan menurut laporan media ada 125 penerbangan tidak sah yang dilaporkan dalam waktu 24 jam. Sedangkan, Turki mengklaim hal tersebut pembalasan atas pelanggaran serupa yang dilakukan Yunani ke wilayah udaranya. Para pejabat mengklaim Yunani juga melanggar wilayah udaranya sebanyak 30 kali dalam 3 hari. (BFM)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































