Prajurit TNI Sigap Tangani Laporan Dugaan Bom di Afrika Tengah

Jakarta, IDM – Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-K Minusca bergerak cepat merespons laporan masyarakat mengenai dugaan adanya Improvised Explosive Device (IED) di tiga titik di sepanjang poros jalan Bouzum-Bocaranga, Republik Afrika Tengah.
Satgas Kizi berkoordinasi dengan Batalyon Kamerun (CMRBATT) dan melakukan pendekatan persuasif dengan menggali informasi langsung dari penduduk serta kepala desa setempat.
Baca Juga: Kamboja Serukan Gencatan Senjata dengan Thailand
Berdasarkan komunikasi tersebut, tim berhasil mengidentifikasi satu lokasi spesifik di dekat Desa Manga yang dicurigai oleh warga. Lokasi itu hanya ditandai oleh masyarakat dengan tumpukan ranting pohon sebagai peringatan darurat.

Tim penjinak bom juga diterjunkan untuk melakukan verifikasi dan memastikan keamanan bagi personel perdamaian PBB dan masyarakat sipil yang setiap hari menggunakan rute tersebut.

Setelah tiba di titik yang dimaksud, Satgas Kizi bersama tim penjinak bom melakukan prosedur deteksi dan penyisiran secara menyeluruh. Dengan menggunakan peralatan lengkap, tim memeriksa titik utama yang dicurigai serta area sekitarnya dalam radius aman.
Baca Juga: Konflik Thailand-Kamboja Berlanjut, 100.000 Orang Dievakuasi
Hasil deteksi memastikan bahwa tidak ditemukan adanya IED maupun bahan peledak lainnya dalam bentuk apa pun. Dengan demikian, tim menyatakan bahwa jalur itu aman untuk kembali dilewati.
“Keselamatan warga sipil dan seluruh personel misi adalah prioritas utama kami. Respon cepat dan prosedur yang teliti dalam operasi ini adalah bukti komitmen TNI untuk menjaga stabilitas dan rasa aman di wilayah tanggung jawab kami. Kami pastikan tim telah kembali dengan selamat dan rute tersebut kini aman untuk semua," ujar Komandan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-K Minusca, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, melansir PMPP TNI, Sabtu (26/7). (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































