Parlemen Turki Sahkan RUU Pakta Pertahanan Makkah

Jakarta, IDM –Parlemen Turki mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) mengenai ratifikasi Pakta Pertahanan Bersama Makkah pada Kamis (5/11).
MelansirAnadolu, Jumat (6/11), sebanyak 279 suara mendukung dan 119 lainnya menolak, dengan 398 dari 592 anggota parlemen turut serta dalam pemungutan suara tersebut. RUU disahkan setelah perdebatan antara berbagai partai.
Turki, Pakistan dan Arab Saudi menandatangani Pakta Pertahanan Bersama Makkah pada 7 Agustus. Lalu, Turki mengajukannya ke parlemen untuk diratifikasi pada bulan lalu.
Pakta Pertahanan Bersama Makkah memiliki 16 pasal, termasuk ketentuan keamanan kolektif. Meskipun parlemen Turki telah mengesahkan RUU, belum dapat dipastikan apakah pasukan Turki akan dikerahkan ke Arab Saudi yang tengah berkonflik dengan Houthi.
Pasal-pasal itu juga memuat kesepakatan bersama untuk meningkatkan kerja sama industri pertahanan, koordinasi militer, pelatihan bersama, inovasi teknologi, hingga berbagi sumber daya logistik dan intelijen.
Pada 31 Agustus lalu, Turki, Pakistan dan Arab Saudi menggelar pertemuan pertama Komite Politik dan Pertahanan Strategis di Istanbul, yang dibentuk untuk memberikan arahan strategis bagi kerja sama ketiga negara. Dalam pertemuan itu, mereka sepakat membentuk sekretariat di Arab Saudi untuk mendukung pelaksanaan kerja sama, yang pada tahap awal akan dipimpin oleh seorang sekretaris jenderal asal Pakistan selama tiga tahun.
Pakta Pertahanan Bersama Makkah akan mulai berlaku setelah ketiga negara menyelesaikan ratifikasi dan menyerahkan instrumen ratifikasinya kepada sekretariat. Pakta berlaku untuk jangka waktu tidak terbatas tetapi negara anggota dapat mengundurkan diri setelah 10 tahun, dengan pemberitahuan tertulis minimal tiga bulan sebelumnya.
Hankam

Satgas TNI Sita Senjata OPM saat Susuri Sungai di Yahukimo, Sempat Diwarnai Kontak Tembak
Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 3 Marinir menyita senjata rakitan dan perlengkapan OPM di Kali Braza, Yahukimo, setelah terlibat kontak tembak singkat tanpa korban jiwa.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.






























































































