Lagi! Korut Uji Coba Rudal Pertahanan Udara yang Baru

Jakarta, IDM -Korea Utara (Korut) melakukan uji coba sistem rudal pertahanan udara baru, yang menandai uji senjata keempat Pyongyang dalam seminggu.
MelansirKCNA, Jumat (6/11), Badan Administrasi Rudal Korut mengklaim bahwa uji coba sistem rudal pertahanan udara membuktikan keandalan teknologi, identifikasi target, dan kemampuan pelacakan.
"Uji tembak membuktikan spesifikasi teknis dan keandalan material baru dan mode panduan ganda cerdas dari proyektil, kemampuan identifikasi dan pelacakan target dari sistem rudal pertahanan udara dan perangkat pemrosesan informasi deteksinya," katanya.
Selain itu, sub-unit tembak dari unit rudal jelajah strategis jarak jauh di wilayah timur Korut pun turut pamer kekuatan. Mereka dilaporkan sukses menggelar latihan menyerang target dengan presisi.
Sementara, militer Korea Selatan (Korsel) mendeteksi bahwa beberapa rudal diluncurkan dari daerah Sondok di Provinsi Hamgyong Selatan ke arah Laut Timur. Rudal diperkirakan meluncur kurang dari 300 kilometer.
Uji coba ini terjadi di tengah rentetan unjuk kekuatan Korut di antaranya meluncurkan rudal, bom klaster atau tandan, drone serang hingga sistem peluncur rocket multilaras. Presiden Korut Kim Jong Un juga sempat meninjau pembangunan kapal perang di Galangan Kapal Nampho.
Hankam

Satgas TNI Sita Senjata OPM saat Susuri Sungai di Yahukimo, Sempat Diwarnai Kontak Tembak
Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 3 Marinir menyita senjata rakitan dan perlengkapan OPM di Kali Braza, Yahukimo, setelah terlibat kontak tembak singkat tanpa korban jiwa.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































