Inggris Kembali Beri Bantuan 1.3 Miliar Pounds ke Ukraina

Jakarta, IDM - Inggris mengumumkan, Sabtu (7/4) akan memberikan bantuan lanjutan ke Ukraina sebesar 1.3 miliar Pounds guna mendukung serta membantu militer Ukraina dalam menghadapi serangan Rusia.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson merupakan salah satu pendukung terkuat dalam upaya membantu Ukraina guna melawan pasukan Rusia sejak Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan invasi pada 24 Febuari lalu.
Selain itu, Johnson juga telah mengirimkan rudal anti-tank, sistem pertahanan udara serta senjata lainnya ke Ukraina.
Komitmen baru ini hampir dua kali lipat dari komitmen Inggris sebelumnya dalam bentuk bantuan ke Ukraina. Pemerintah Inggris belum memberikan rincian perhitungan, tetapi mengatakan hal tersebut merupakan proporsi pengeluaran tertinggi untuk konflik, sejak perang di Irak dan Afghanistan.
"Serangan brutal Putin tidak hanya menyebabkan kerusakan besar di Ukraina, tetapi juga mengancam perdamaian dan keamanan di seluruh Eropa," kata Johnson dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Senin (9/5).
Disisi lain, Inggris mengatakan bahwa pengeluaran tambahan ke Ukraina akan datang dari cadangan yang digunakan pemerintah untuk keadaan darurat.
Pemerintah Inggris juga mengatakan bahwa Perdana Menteri Johnson akan mengadakan pertemuan dengan kontraktor pertahanan utama akhir bulan ini untuk membahas peningkatan produksi dalam menanggapi meningkatnya permintaan dari perang Ukraina.
Meskipun Inggris telah memberikan dukungan militer yang signifikan, Inggris menerima persentase yang relatif kecil dari lebih dari 5 juta orang Ukraina yang sejauh ini melarikan diri. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































