Inggris Akan Kirim 120 Kendaraan Lapis Baja dan Rudal Anti-Kapal untuk Ukraina

Jakarta, IDM - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyebut pihaknya akan memberikan 120 kendaraan lapis baja dan sistem rudal anti-kapal untuk mendukung Ukraina. Hal ini disampaikan Johnson saat dirinya berkunjung ke Kyiv, Sabtu (9/4).
Kunjungan PM Inggris ke Ukraina untuk bertemu dengan Presiden Zelensky disebut Juru Bicara Inggris sebagai bentuk solidaritas Inggris dengan rakyat Ukraina. Kunjungan tersebut juga dilakukan sehari pasca Inggris mengumumkan dukungan Alutsista senilai £100m untuk Ukraina.
Usai pertemuan dengan Presiden Ukraina, Johnson menyebut bahwa kepemimpinan tegas Presiden Zelensky dan kepahlawanan serta keberanian rakyat Ukraina tidak terkalahkan.
“Ukraina telah menentang dan mendorong pasukan Rusia untuk kembali keluar dari Kyiv,” ungkap Johnson seperti dikutip dari BBC, Senin (11/4).
“Saya secara tegas menyatakan saat ini bahwa Inggris akan berdiri teguh dengan mereka (Ukraina) dalam pertarungan yang sedang berlangsung ini, dan kami akan bersamanya untuk waktu yang cukup lama,” tambahnya.
Selain pemberian bantuan dalam bentuk Alutsista, PM Inggris juga mengonfirmasi bahwa pihaknya juga akan memberikan dukungan ekonomi, di mana total jaminan pinjaman Inggris menjadi £770 juta.
Sebelumnya, pada sebuah konferensi pers pada Jumat, Johnson menyebut bahwa Inggris akan mengirimkan peralatan militer tambahan, termasuk rudal anti-pesawat Starstreak dan 800 rudal anti-tank. (BFM)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































