Gelar Latihan Militer, Rusia Kerahkan 40 Kapal dan 30 Pesawat

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan bahwa Armada Pasifik (Pacific Fleet) sedang melakukan latihan militer selama dua minggu, yang melibatkan 40 kapal dan 30 pesawat.
Melansir Telegram MoD Russia, Senin (16/5), Armada Pasifik telah bertolak dari pangkalan mereka ke area pelatihan, yang akan berlangsung hingga 30 Juni, di beberapa titik yakni Samudra Pasifik, Laut Okhotsk, dan Laut Timur. Latihan yang juga akan melibatkan sistem rudal pesisir Bastion itu disebut dipimpin oleh Komandan Armada Pasifik Laksamana Viktor Liina.
Baca Juga: Konflik Berlanjut, Israel dan Iran Kembali Saling Serang
"Saat ini, sebagai bagian dari latihan, pasukan Armada Pasifik dikerahkan dari pangkalan mereka ke wilayah yang ditentukan. Totalnya terdapat hingga 40 kapal, perahu, dan kapal pendukung; lebih dari 30 pesawat dan helikopter dari Penerbangan Angkatan Laut Armada Pasifik, lebih dari 5.000 tentara dan spesialis sipil serta sistem rudal pesisir Bastion terlibat dalam latihan tersebut," tulis Kemhan Rusia.
Baca Juga: Sekitar 6.000 Prajurit Korut Tewas dan Terluka Melawan Ukraina
Adapun, rudal pesisir Bastion-P (K-300P) adalah sistem rudal Rusia yang bersifat mobile dan dirancang untuk pertahanan pesisir. Sistem ini menggunakan rudal antikapal supersonik P-800 Oniks, dengan hulu ledak 200 - 250 kg. Target utamanya adalah kapal permukaan. (bp)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































