AS Siap Tambahkan Senjata Canggih Ke Ukraina

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin mengatakan bahwa 50 Menteri Pertahanan dari seluruh dunia mengadakan pertemuan secara virtual pada Senin lalu, guna membahas kesepakatan pengiriman senjata yang lebih canggih termasuk peluncur rudal Harpoon ke Ukraina.
"Banyak negara menyumbangkan amunisi artileri yang sangat dibutuhkan, sistem pertahanan pantai dan tank serta kendaraan lapis baja lainnya. Yang lain maju dengan komitmen baru untuk pelatihan," kata Austin seperti dikutip Associated Press, Selasa (24/5).
Austin juga tidak menjelaskan apakah AS akan mengirim peluncur roket berteknologi tinggi ke Ukraina, yang telah dimintanya. Meski demikian, 20 negara telah mengumumkan akan mengirim paket bantuan pertahanan baru ke Ukraina.
Austin juga mengatakan bahwa Denmark telah setuju untuk mengirim peluncur Harpoon dan rudal ke Ukraina. Rusia telah megunakan kapal tempurnya di Laut Hitam guna meluncurkan rudal jelajah ke Ukraina. Selain itu, kapal tempur milik Rusia yang berada di Laut Hitam telah menghentikan semua lalu lintas kapal komersial yang memasuki Pelabuhan Ukraina.
"Kami telah memperoleh pemahaman yang lebih tajam dan sama tentang persyaratan prioritas Ukraina dan situasi di medan perang,"jelasnya.
Austin juga menambahkan bahwa Republic Ceko baru-baru ini telah mengirimkan helikopter serang, tank dan roket, sedangkan Italia, Yunani, Norwegia dan Polandia juga telah mengirimkan sistem artileri dan amunisi pada Senin lalu.
“Sifat pertarungan, seperti yang telah anda dengar kami jelaskan beberapa kali dan benar-benar dibentuk oleh artileri pada fase ini,” tambah Austin.
Perlu diketahui, selama invasi Rusia ke Ukraina bahwa Amerika Serikat telah mengarahkan sebanyak 102.000 pasukan militernya termasuk 24 kapal permukaan, 4 kapal selam, 12 skadron jet tempur, 2 unit penerbangan tempur dan 6 tim tempur brigade Angkatan Darat. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































