AS Kerahkan Kapal Induk ke Semenanjung Korea

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) mengirim Kapal Induk USS Abraham Lincoln ke Semenanjung Korea di tengah ketengangan yang terjadi pasca Korea Utara meluncurkan rudal dan diduga akan melakukan uji coba nuklir.
Dilansir dari Reuters, juru bicara Armada Ketujuh AS yang berbasis di Jepang Komandan Hayley Sims mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Kapal Induk USS Abraham tengah melakukan operasi bilateral dengan Angkatan Laut Jepang di perairan Jepang.
Lebih lanjut Sims menjelaskan bahwa ini merupakan operasi bilateral rutin yang digelar untuk meyakinkan sekutu dan mitra AS tentang komitmen AS untuk mempertahankan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
“Latihan kami meningkatkan kredibilitas dengan menunjukkan kekuatan kemitraan bilateral kami,” tambahnya.
Ini merupakan pertama kalinya sejak 2017 sebuah grup kapal induk dikerahkan ke perairan antara Korea Selatan dan Jepang.
Sementara itu, menurut laporan kantor berita Korea Selatan Yonhap, Kapal Induk USS Abraham Lincoln akan beroperasi di daerah tersebut antara tiga hingga lima hari.
Menanggapi laporan media Korea Selatan pada, Senin (11/4/22) juru bicara Pasukan AS Korea (USFK) mengatakan mereka tidak akan mengomentari latihan yang direncanakan atau sedang berlangsung.
Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan pihaknya mengetahui bahwa kelompok kapal induk itu berada di perairan internasional tetapi menolak untuk mengomentari laporan tersebut, karena itu adalah aset militer AS.
Sebelumnya, dalam kunjungannya ke AS, penasihat presiden terpilih Korea Selatan meminta pemindahan aset strategis AS, seperti kapal induk, pembom nuklir, dan kapal selam, ke semenanjung Korea.
Korea Utara sebelumnya mengkritik latihan militer AS sebagai latihan perang, dan mengatakan itu dapat meningkatkan ketegangan. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































