18 Jet Tempur Milik China Kembali Masuk Ke Wilayah Udara Taiwan

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, Jumat (6/5) setidaknya ada 18 jet tempur milik China kembali masuk ke Zona Pertahanan Udara Taiwan (ADIZ).
Angkatan Udara Taiwan langsung mengerahkan jet tempur guna memberi peringatan dan mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk memantau pergerakan jet tempur China.
Dilansir dari Reuters, Sabtu (7/5) Kementerian Pertahanan Taiwan menjelaskan, bahwa China mengerahkan masing-masing enam pesawat tempur J-11 dan enam J-16 China serta dua pembom H-6 yang dikawal oleh pesawat anti-kapal selam Y-8. Pesawat tersebut terbang ke selatan Taiwan melalui Selat Bashi yang memisahkan pulai itu dengan Filipina.
Disisi lain, Taiwan, yang diklaim oleh China sebagai wilayahnya sendiri, telah mengeluhkan misi serupa yang sering kali dilakukan oleh jet tempur China.
Namun, China telah menjelaskan pengerahan jet tempur tersebut merupakan upaya untuk mempertahankan kedaulatan dalam melawan kolusi pasukan asing, merujuk atas dukungan Amerika Serikat terhadap Taiwan.
Meski demikian, Taiwan saat ini dalam keadaan siaga karena khawatir China bisa saja memanfaatkan invasi Rusia ke Ukraina untuk membuat langkah militer serupa. Namun sejauh ini pemerintah Taiwan belum melaporkan tanda-tanda serangan China. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































