Serangan Houthi Berlanjut, Tujuh Orang Tewas

Jakarta, IDM – Houthi kembali meluncurkan serangkaian serangan drone dan rudal ke Kota al-Mokha, Yaman, yang menewaskan tujuh orang. Serangan ini dilakukan kurang dari 24 jam setelah bombardir menewaskan sekitar sebelas orang.
Melansir Al Jazeera, Senin (10/8), Angkatan Bersenjata Yaman menyatakan bahwa serangan terbaru Houthi menewaskan empat personel militer dan tiga warga sipil, serta melukai 30 orang yang sebagian besar warga sipil.
Baca Juga: Ini Alasan Arab Saudi, Pakistan dan Turki Teken Pakta Pertahanan
Serangan itu disebut menyasar fasilitas dan infrastruktur sipil, rumah warga, pembangkit listrik hingga posisi militer. Mereka mengklaim berhasil mencegat dan menembak jatuh drone yang diluncurkan selama serangan tersebut. Sebanyak dua rudal balistik dilaporkan jatuh ke laut tanpa mengenai sasaran.
Sebelumnya, Houthi juga menargetkan Pelabuhan al-Mokha yang menewaskan sebelas orang termasuk delapan personel militer dan tiga warga sipil serta melukai 32 orang lainnya. Kerusakan menimpa infrastruktur pelabuhan, barang-barang komersial, dan pasokan pangan.
Baca Juga: Turki: Pakta Pertahanan Trilateral Tak Ditujukan ke Negara Mana Pun
Sementara, pihak Houthi menyebut serangan terbaru merupakan tanggapan atas peningkatan kekuatan militer koalisi Arab Saudi, termasuk bertambahnya pasukan koalisi di pesisir barat Yaman dan Provinsi Taiz.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































