SUPER GARUDA SHIELD

Jelang Latma Garuda Shield 2023, Prajurit Yonif Raider 515 Kostrad Ikuti Penataran Menembak Javelin

Yonif Raider 515/UTY/9/2 Kostrad
Prajurit Yonif Raider 515/UTY/9/2 Kostrad mengikuti penataran menembak rudal anti-tank (ATGM) Javelin dibawah Komando Latihan Pussenif. (Foto: Penerangan Divif 2 Kostrad)

Jakarta, IDM - Prajurit Yonif Raider 515/UTY/9/2 Kostrad mengikuti penataran menembak rudal anti-tank (ATGM) Javelin dibawah Komando Latihan Pussenif yang bertempat di daerah latihan Karang Tekok Puslatpur Marinir Situbondo. Sabtu, (19/8/2023).

Dilansir keterangan resmi Penerangan Divif 2 Kostrad, Senin, (21/8) kegiatan ini dilaksanakan untuk menunjang kegiatan Latma Garuda Shield mendatang.

Baca Juga: AS, Jepang dan Australia akan Gelar Latihan Militer di Laut Cina Selatan

"Sebelumnya pada latma Super Garuda Shield tahun 2022 di Baturaja prajurit Yonif Raider 515 Kostrad juga sukses menembak Javelin pada ajang tersebut," tulis keterangan Divif 2 Kostrad.

Yonif Raider 515/UTY/9/2 Kostrad
(Foto: Penerangan Divif 2 Kostrad)

Javelin adalah rudal antitank portabel jenis fire-and-forget. Rudal ini didapuk untuk menggantikan rudal antitank M47 Dragon dalam layanan militer AS yang resmi berdinas sejak 1996. Javelin dirancang oleh Texas Instruments dan Martin Marietta (sekarang Raytheon dan Lockheed Martin). Rudal ini diperkenalkan pada 1989.

Rudal Javelin menggunakan panduan inframerah otomatis. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mencari perlindungan segera setelah peluncuran.

Baca Juga: KSAD Minta Prajuritnya Waspada Menyusul Rencana Wapres Berkantor di Papua

Berbeda dengan Dragon yang memiliki sistem berpemandu kabel di mana pengguna harus memandu senjata selama penembakan. Hulu ledak HEAT Javelin mampu mengalahkan tank generasi modern dengan memukul dari atas di mana baju besi mereka merupakan bagian paling tipis.

Jangkauan tembakan Javelin mencapai 2.5 km dengan blast yield penetrasi 750 mm plus RHA (rolled homogeneous armour) dan 600 mm plus RHA selain ERA (explosive reactive armour). Berat total Javelin siap tembak mencapai 22,3 kg dengan panjang tabung 1,2 m. Untuk bergeser tempat, Javelin dioperasikan setidaknya oleh dua awak.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.