SUPER GARUDA SHIELD

Tentara Indonesia, AS dan Jepang Kolaborasi di Operasi Lintas Udara

Aksi 131 prajurit peterjun
Aksi 131 prajurit peterjun dari tiga negara di Latgabma Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2025. (Foto: Dok. Marinir TNI AL)

Jakarta, IDM – Sebanyak 131 prajurit peterjun dari tiga negara yaitu Indonesia, Amerika Serikat (AS) dan Jepang berkolaborasi dalam operasi lintas udara di Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2025.

Kegiatan berlangsung di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Martapura, Sumatera Selatan, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pererat Kerja Sama Bilateral, PMPP TNI Terima Kunjungan Kehormatan Komandan Korps Marinir Belanda

Dilansir dari keterangan unggahan instagram resmi Marinir TNI AL, @marinir_tni_al, Kamis (28/8) 131 peterjun beraksi menunjukkan profesionalisme, keberanian, dan kemampuan interoperabilitas dalam operasi lintas udara.

Mereka terdiri dari prajurit Yonif Para Raider 330 Kostrad sebanyak 34 personel, Denmatra 1 Korpasgat TNI AU 16 personel, dan Brigrif 17 Kostrad 6 personel. Sedangkan peterjun internasional dari Amerika Serikat menerjunkan 50 personel dari 1st Special Force dan 4th Quartermaster, Jepang menerjunkan 40 personel dari 3rd Infantry Battalion dan 14 personel dari 1st Airborne Brigade.

Mereka turun dari ketinggian 400 meter menggunakan pesawat angkut militer C-130 dan CN-295 milik TNI Angkatan Udara, CN-235 dari Angkatan Udara Prancis, serta C-130 dari Amerika Serikat dan Jepang.

Baca Juga: Taifib Berlatih Menembak Cepat Bareng Pasukan Khusus Jepang dan Marinir Korea

Dalam kesempatan tersebut Pangkostrad yang hadir langsung menyaksikan operasi ini menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang terlibat latihan bersama baik prajurit TNI maupun para tentara negara sahabat, atas semangat dan profesionalisme yang ditunjukkan selama latihan.

Diakhir kegiatan Pangkostrad beserta rombongan melaksanakan penyematan brivet para dasar kepada perwakilan peterjun secara simbolis dan diakhiri dengan foto bersama.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.