Aksi Prajurit Satbravo 90 Korpasgat Bebaskan Sandera dalam Full Mission Profile SGS 2025

Jakarta, IDM - Prajurit Satuan Bravo (Satbravo) 90 Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara (TNI AU) menunjukkan profesionalisme dan kapabilitas dalam Full Mission Profile (FMP) pada Latihan Gabungan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2025 di Baturaja, Sumatera Selatan, Rabu (3/9).
Dalam misi tersebut, Satbravo 90 berkolaborasi dengan Sat 81 Gultor Kopassus TNI AD dan Special Tactics Team (STT) United States Special Operations Forces (USSOF).
Baca Juga: Marinir Optimalkan Pengamanan Jakarta dengan Pemantauan Drone dan Latihan Huru-Hara
Ketiga satuan khusus itu melaksanakan operasi gabungan yang mencakup infiltrasi darat, sabotase sasaran, hingga pembebasan sandera.

“Latihan bersama ini tidak hanya memperkuat interoperabilitas pasukan khusus Indonesia dan Amerika Serikat, tetapi juga menegaskan peran TNI AU dalam mendukung stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik,” tulis TNI AU dikutip dari unggahan Instagram @militer.udara, Kamis (4/9).
Pasukan gabungan mengawali misi dengan melakukan infilitrasi darat menuju gudang musuh, dilanjutkan serbuan untuk melumpuhkan perlawanan dan membebaskan sandera sesuai target operasi.
Baca Juga: Calfex Super Garuda Shield 2025, F-16 TNI AU Berhasil Hancurkan Pertahanan Awal Musuh
Setelah itu, pasukan gabungan menghancurkan fasilitas musuh sebelum melakukan eksfiltrasi menuju titik konsolidasi yang telah ditentukan.
Pada momentum Super Garuda Shield tahun ini, profesionalisme prajurit Satbravo 90 juga diasah melalui misi patrol and reconnaissance. Misi tersebut menuntut kecermatan membaca medan, penguasaan teknik infiltrasi, serta kemampuan menjaga kerahasiaan gerakan untuk mendukung keberhasilan operasi khusus.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































