Kodiklatad Bahas Latihan Drone dan Super Garuda Shield dengan Atase Darat Australia

Jakarta, IDM – Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklatad) menerima kunjungan resmi Atase Angkatan Darat Australia, Colonel Dave Gandy, di Lounge Room Ganesha Makodiklatad, Kamis (19/2).
Kehadiran Colonel Gandy disambut Dirlat Kodiklatad Brigjen TNI Elkines Villando Dewangga, mewakili Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan.
Baca Juga: Kasum Richard: Keterlibatan TNI dalam Penanganan Bencana Sumatra Tidak Bersifat Temporer
Dalam diskusi, Brigjen Elkines menyambut baik tawaran latihan penggunaan drone dalam operasi militer. Teknologi ini dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan taktis prajurit, dengan tetap mengacu pada kebijakan Markas Besar TNI AD.
Sebagai lembaga pengkaji doktrin dan penyelenggara latihan, Kodiklatad menilai kerja sama ini berpotensi memperkuat profesionalisme prajurit TNI AD.
Colonel Dave Gandy menegaskan komitmen Angkatan Darat Australia untuk terus meningkatkan kualitas Latihan Bersama (latma) JOCCIT. Ia juga menawarkan dukungan pelatihan di bidang penggunaan drone, kesehatan lapangan, teknik menembak, serta materi taktis lainnya.
Baca Juga: Dapat Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Bakamla Berharap Pelatihan Cawak Dimulai Tahun Ini
Latma JOCCIT 2026 sendiri direncanakan berlangsung bergantian di Indonesia dan Australia. Sementara itu, dalam latma Super Garuda Shield akan memperkenalkan materi Combat First Aid, Tactical First Aid, Army Combatives, dan combat shooting.
Pertemuan ini menegaskan pentingnya kerja sama bilateral dalam bidang militer, khususnya antara Kodiklatad dan Angkatan Darat Australia. Selain memperkuat hubungan diplomatik, kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan dan profesionalisme prajurit kedua negara menghadapi tantangan operasi militer modern.
Hankam

Lagi-lagi WNA India Selundupkan Serbuk Emas Lewat Perut di Juanda, Kali Ini 2,1 Kg Disikat TNI AL
Aksi penyelundupan serbuk emas ilegal di Bandara Internasional Juanda kembali terbongkar. Kali ini, petugas gabungan TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan seberat 2,1 kilogram yang disembunyikan di dalam perut oleh dua warga negara asing asal India.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































