Amerika Serikat akan Kirim Hampir 2000 Personel untuk Ikut Super Garuda Shield 2024

Jakarta, IDM – Amerika Serikat akan kirim hampir 2000 pasukan untuk berpartisipasi dalam Super Garuda Shield 2024, yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus sampai dengan awal September mendatang.
Super Garuda Shield merupakan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) tahunan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Komando Indo-Pasifik AS (US INDOPACOM) yang juga melibatkan negara-negara satu kawasan.
Baca Juga: Akibat Konflik di Sudan, Lebih dari 10 Juta Warga Terpaksa Mengungsi
"Kita akan mengerahkan hampir 2000 pasukan tahun ini. Super Garuda Shield akan menjadi yang terbesar yang pernah ada dan menjadi yang paling luas jangkauannya dari segi geografis, dengan melibatkan semua domain baik udara, darat dan laut," kata Komandan US INDOPACOM, Laksamana Samuel Paparo saat menghadiri diskusi bertajuk “Reflecting on 20 Years of Indonesia-U.S. Disaster Response Partners" di @america, Jakarta, Rabu (12/6).
Menurut Paparo, Super Garuda Shield telah berkembang dengan signifikan sejak inisiatif Garuda Shield yang digelar pertama kali pada 2019, yang hanya melibatkan tujuh negara peserta dan 12 negara pengamat atau observer.
Baca Juga: Hamas Tanggapi Positif Rencana Gencatan Senjata dengan Israel
Selain AS, hingga kini terdapat 14 negara yang terkonfirmasi hadir dalam latihan tahun ini, yang bertujuan untuk memperkuat interoperabilitas, kemampuan dan rasa saling percaya. Negara-negara itu antara lain Jepang, Australia, Korea Selatan, Kanada, Jerman, Selandia Baru, Belanda, Singapura, Malaysia, Filipina, Timor Leste, dan Papua Nugini.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































