Pengamat: Prabowo Sosok Pemimpin Perekat Dunia

Jakarta, IDM – Pengamat hubungan internasional Universitas Padjadjaran Teuku Rezasyah menilai bahwa Presiden RI Prabowo Subianto merupakan sosok pemimpin yang mampu menjadi perekat dunia.
Ia menjelaskan, Prabowo telah diterima oleh para pemimpin negara-negara lainnya di berbagai kawasan. Hal ini membuktikan kualitas kepemimpinannya sebagai komunikator atau penyambung antar kawasan.
Baca Juga: RI Dinilai Butuh Menko Polkam yang Tak Hanya di Balik Layar, tapi Tampil sebagai Wajah Pemerintah
"Beliau diterima di mana-mana. Barat tidak nolak beliau, BRICS tidak nolak beliau. GNB (Gerakan Non-blok) tidak nolak beliau. OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) sama. Kemudian, G7 tidak menolak beliau. Tibalah saatnya beliau membuktikan dari Indonesialah akan terlahir pemimpin yang bisa menjadi perekat dunia," imbuhnya melansir Katadata, Selasa (30/9).
"Jadi, sekaranglah peranan Pak Prabowo, berperan sebagai tokoh dunia yang diterima di banyak kawasan dan beliau itu membuktikan kualitas dirinya sebagai integrator, sebagai komunikator, dan sebagai penyambung antar kawasan," sambungnya.
Saat pidato perdana dalam sesi debat umum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di New York, Prabowo mampu menegaskan kepada dunia pentingnya menjaga perdamaian dan multilateralisme demi masa depan kemanusiaan yang lebih baik.
Baca Juga: Bumi Nusantara Kaya, Namun Rentan Tanpa Pertahanan Kuat
Menurutnya, momen ini harus dimanfaatkan dengan maksimal. Indonesia mampu menjadi qualified middle power atau kekuatan tengah diantara negara-negara besar dalam politik global.
"Kalau ini kita bisa lakukan dengan baik, didukung oleh masyarakat Indonesia bersama beliau, itu kita bisa benar-benar menjadi qualified middle power," pungkasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































