Ikut Super Garuda Shield 2025, AS: Wujud Komitmen Kerja Sama Strategis

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) kembali berpartisipasi dalam latihan multinasional Super Garuda Shield tahun ini, sebagai wujud komitmen kemitraan strategis guna menjaga stabilitas keamanan regional.
Dalam sambutannya pada upacara pembukaan di Gedung Yos Soedarso, Seskoal kemarin, Panglima Komando Indo-Pasifik AS Laksamana Samuel J. Paparo mengatakan bahwa Super Garuda Shield telah mendorong interoperabilitas antar bangsa.
Baca Juga: Dorong Keamanan Pasukan Penjaga Perdamaian, MINUSCA Gelar Seminar Evaluasi
“Super Garuda Shield telah berkembang menjadi salah satu latihan unggulan di kawasan ini… baik operasi udara, operasi litoral dan hutan, manuver maritim, maupun perencanaan staf, latihan ini membangun interoperabilitas dan ketahanan," kata Paparo, melansir keterangan resmi Kedutaan Besar AS di Indonesia, Selasa (26/8).
Senada, Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes AS Peter Haymond menyebut latihan ini menunjukkan dedikasi bersama dalam menghadapi tantangan di kawasan sekaligus menjaga Indo-Pasifik tetap bebas dan terbuka.
“Super Garuda Shield menunjukkan kekuatan Kemitraan Strategis Komprehensif kami dengan Indonesia dan komitmen teguh semua negara peserta untuk memperkuat keamanan dan stabilitas regional. Setiap tahun, latihan ini semakin penting dan mencerminkan dedikasi bersama kita terhadap perdamaian dan keamanan," ujarnya.
Baca Juga: Turki Jadi Tuan Rumah KTT NATO 2026
Adapun, AS jadi negara yang mengirimkan prajurit terbanyak untuk ikut serta dalam Super Garuda Shield, dengan mengirimkan 1.347 prajurit. Sedangkan, Indonesia mengerahkan 4.105 pasukan.
Latihan ini pun diikuti oleh Australia, Jepang, Korea Selatan, Belanda, Singapura, Kanada, Perancis, Jerman, Brasil, Inggris, dan Selandia Baru. Selain Jakarta, latihan akan berlangsung di Baturaja Sumatra Selatan, dan Dabo Singkep Lampung hingga 4 September mendatang.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































