Angkatan Laut Belanda Ungkap Rencana Partisipasi Super Garuda Shield 2025

Jakarta, IDM - Angkatan Laut Belanda (Royal Netherlands Navy) mengungkapkan rencana partisipasi pada latihan Super Garuda Shield 2025 kepada TNI AL di Jakarta, Rabu (20/3).
Hal tersebut dibahas saat Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan Angkatan Laut Belanda yang diwakilkan Director Operations of the Royal Netherlands Navy Commodore Frank Lenssen.
Baca Juga: Ikuti TMMD ke-119, Personel Lanud J.B Soedirman Bangun Jalan hingga Jembatan untuk Masyarakat Purbalingga
Dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (21/3), Frank kepada Ali mengungkapkan, Angkatan Laut Belanda berencana mengirimkan satu kompi pasukan Marinir berjumlah 130 personel. Selain itu, ia juga mengundang TNI AL berpartisipasi pada Sail Amsterdam 2025.
Dalam pertemuan tersebut, angkatan laut kedua negara tersebut juga membahas tentang kerja sama di bidang operasi dan latihan, kursus dan pendidikan serta pertemuan dan kunjungan.
Ali menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran delegasi Angkatan Laut Belanda yang telah berpartisipasi pada event internasional TNI AL, yaitu Multilateral Naval Komodo Exercise (MNEK) ke-4 pada Juni 2023 di Makassar serta Pacific Amphibious Leaderships Symposium (PALS) pada Juli 2023 di Bali.
Baca Juga: TNI AD Kerahkan 51.457 Prajurit Amankan Arus Mudik Lebaran 2024
"Terima kasih atas kunjungan delegasi Royal Netherlands Navy di Jakarta, semoga kegiatan Navy to Navy Talks ke-5 ini dapat terlaksana dengan meningkatkan dan membangun kepercayaan," ujar Ali dalam pertemuan tersebut.
"Diharapkan pertemuan ini juga membangun pengertian dalam mengatasi rintangan melalui kerja sama yang saling menguntungkan antar-kedua angkatan laut dengan meningkatkan beberapa kegiatan di masa depan", pungkasnya.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































