Yonif 5 Marinir Cek Kesiapan Material Jelang Super Garuda Shield 2024

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 5 Marinir mengikuti apel gelar kesiapan latihan gabungan bersama (latgabma) Super Garuda Shield 2024 di Surabaya, Jawa Timur, Senin (12/8).
Pada kesempatan tersebut, Komandan Yonif 5 Marinir Letkol (Mar) Ahmad Fauzi memerintahkan kepada para prajuritnya yang akan terlibat dalam latgabma Super Garuda Shield 2024, agar memeriksa kembali perlengkapan perorangan maupun material.
"Periksa kembali perlengkapan perorangan maupun material selalu dalam kondisi baik dan siap untuk digunakan dalam latihan," tegas Ahmad, dikutip dari keterangan Pasmar 2, Selasa (13/8).
Baca Juga: Tiba di El Arish Mesir, 25 Nakes Misi Kemanusiaan TNI Tinjau Rumah Sakit Terapung
Dia berharap kepada seluruh prajurit agar memaksimalkan segala kemampuan yang sudah dilatihkan sebelumnya. Kemudian, memahami tugas pokok dan organisasi masing-masing personel dari tingkat regu sampai kompi.
"Serap semua materi latihan diberikan dan menerapkan dengan baik pada saat melaksanakan latihan," pungkas Ahmad.
Sebelumnya, Mabes TNI mengungkapkan sebanyak 18 negara mengonfirmasi kehadirannya untuk mengikuti latgabma Super Garuda Shield 2024, selain Indonesia sebagai tuan rumah dan Amerika Serikat sebagai mitra penyelenggara.
Baca Juga: Diresmikan Jokowi, Taman Kusuma Bangsa Solusi Sementara Belum Ada Makam Pahlawan di IKN
Belasan negara tersebut terdiri dari Australia, Jepang, India, Kanada, Korea Selatan, Australia, Jerman, Perancis, Inggris, Selandia Baru, Belanda, Singapura, Malaysia, Timor Leste, Vietnam, dan Thailand.
Rencananya, pelaksanaan latgabma Super Garuda Shield 2024 akan di tiga lokasi, yakni Situbondo, Jawa Timur yang digelar untuk pendaratan atau operasi amfibi; Karawang, Jawa Barat untuk operasi penerjunan atau lintas udara; dan penembakan artileri di Baturaja, Sumatra Selatan.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































