Rencana Awal Latihan Super Garuda Shield 2024 Akan Diikuti 18 Negara

Jakarta, IDM - Tentara Nasional Indonesia akan kembali menggelar latihan multi nasional terbesar se Asia Pasifik, Super Garuda Shield tahun 2024. Terkait hal tersebut, Mabes TNI melaksanakan Konferensi Perencanaan Awal (Bahas Inggris: Initial Planning Conference) Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield tahun 2024, bertempat di Ballroom Kridangga, Century Park Hotel Senayan, Jakarta Pusat, Senin, (29/1/2024).
Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Laksamana Muda Rahmad Jayadi selaku Ketua Delegasi TNI membuka secara resmi Konferensi Perencanaan Awal yang dihadiri oleh perwakilan perencana latihan (Planner) dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU serta perwakilan Atase Pertahanan negara-negara asing yang akan berpartisipasi dalam latihan tersebut.
Baca Juga: Intip Aksi Heroik Prajurit Kopassus di Tontangkas
Dalam sambutannya, Asops Panglima TNI mengungkapkan bahwa tujuan diselenggarakannya konferensi awal ini yakni untuk membangun kepercayaan dan meningkatkan pengembangan kapasitas, khususnya kepada seluruh peserta delegasi yang akan terlibat dalam latihan ini. Selain itu, konferensi ini juga sebagai wadah untuk saling menyamakan persepsi dalam rangka menciptakan skenario terbaik agar tercapainya tujuan dan sasaran latihan.
“Kepada delegasi TNI, jangan ragu-ragu untuk membangun komunikasi dua arah dengan seluruh delegasi negara-negara yang terlibat, karena ini momen yang tepat untuk kalian bertukar pengalaman baik terkait latihan maupun operasi,” ujar Asops menutup sambutannya.
Baca Juga: Renovasi Graha Utama Akmil, Prabowo: Jadi Peran Sentral Membentuk Watak, Mental dan Intelektualitas
Dalam konferensi yang akan berlangsung selama empat hari ini, seluruh peserta delegasi duduk bersama merencanakan dan mempersiapkan skenario latihan termasuk jumlah personel, Alutsista, aset serta material yang akan dilibatkan dalam latihan.
Untuk diketahui, Konferensi Perencanaan Awal Super Garuda Shield tahun 2024 ini dihadiri oleh perwakilan 18 negara sahabat di antaranya Indonesia sebagai tuan rumah, Amerika Serikat, Australia, Jepang, India, Kanada, Korea, Australia, Jerman, Perancis, Inggris, Selandia Baru, Belanda, Singapura, Malaysia, Timor Leste, Vietnam dan Thailand.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































