Marinir Indonesia-AS dan Singapura Manuver Pendaratan dan Lintas Helikopter

Jakarta, IDM – Prajurit Marinir TNI AL dan Amerika Serikat (USMC) bersama Angkatan Bersenjata Singapura menjalani materi drill taktis, manuver pendaratan, dan lintas helikopter dalam latihan gabungan bersama (latgabma) Super Garuda Shield 2024, Surabaya, Kamis (29/8).
Dalam pelaksanaan latihan, para prajurit dipimpin oleh pemberi materi yang terdiri dari Yonif 1 Marinir oleh Letda (Mar) I Kadek Mulia Radinata, Batalyon 1 USMC dipimpin Letnan Dollan, dan Angkatan Bersenjata Singapura diwakilkan Letnan William Lai Xiuwen.
Baca Juga: Mendarat di Lanud HLP Jakarta, Pesawat Falcon 8X A-0802 Perkokoh Kekuatan Skadron Udara 17
Ketiga pemberi materi dari masing-masing militer negara menjelaskan manuver pendaratan dan lintas helikopter diharapkan dapat digunakan sebagai integrasi gabungan antarnegara agar menjadi satu kesatuan yang memiliki tugas untuk pendarat dari laut ke pantai dalam menghancurkan sasaran.
Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 1 Marinir Letkol (Mar) Roni Saputra menekankan kepada prajuritnya yang terlibat dalam materi latihan drill taktis, manuver pendaratan, dan lintas helikopter untuk selalu serius dan memerhatikan materi yang disampaikan pelatih.

Baca Juga: TNI Fokus Selesaikan Patok Batas RI-RDTL di Wilayah Naktuka yang Jadi Sengketa
"Jangan anggap latihan yang dilaksanakan sebagai rutinitas belaka, tapi jadikan sebagai bekal untuk mendukung pelaksanaan tugas ke depan," ujar Roni, dikutip dari keterangan Pasmar 2, Jumat (30/8).
Super Garuda Shield 2024 dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus-6 September di tiga lokasi, yakni Situbondo, Jawa Timur yang digelar untuk pendaratan atau operasi amfibi; Karawang, Jawa Barat untuk operasi penerjunan atau lintas udara; dan penembakan artileri di Baturaja, Sumatra Selatan.
Baca Juga: Latgabma Keris Woomera 2024, Australia Siapkan Kapal Induk Helikopter
Latihan gabungan bersama ini selain diikuti oleh Indonesia sebagai tuan rumah dan Amerika Serikat sebagai mitra penyelenggara, juga bakal melibatkan 19 negara dan pengamat militer.
Para pasukan militer dari berbagai negara yang tergabung sebagai peserta Super Garuda Shield 2024 akan melaksanakan sejumlah materi latihan yang meliputi tactical combat casual care, drill surface insertion, latihan pendaratan khusus (Ratsus), drill amphibious assault, drill air assault serta sinkronisasi taktik dan komando.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































