Diikuti 15 Negara, TNI Bersiap Jelang Latihan Gabungan Super Garuda Shield 2025

Jakarta, IDM – TNI dijadwalkan kembali menggelar latihan gabungan Super Garuda Shield 2025 pada akhir Agustus 2025 yang akan diikuti oleh sebanyak 15 negara.
Adapun daftar kelima belas negara itu adalah Amerika Serikat, Inggris, Australia, Jepang, Korea Selatan, Prancis, Kanada, Jerman, Belanda, Brasil, India, Singapura, Selandia Baru, Kamboja, dan Papua Nugini. Mereka datang sebagai kontributor maupun pengamat.
Baca Juga: TNI AD Gelar Bimtek Strategi dan Digitalisasi Program Swasembada Pangan
Super Garuda Shield 2025 rencananya akan digelar di sejumlah lokasi meliputi Baturaja, Dabo Singkep, dan Jakarta.
Pusat Penerangan (Puspen) TNI dalam laman resminya tni.mil.id yang dikutip Rabu (28/5) menjelaskan, TNI tengah memasuki tahap akhir persiapan jelang pelaksanaan latihan militer gabungan multinasional terbesar di Asia Tenggara itu.
Baca Juga: Puluhan Pati TNI AU Naik Pangkat, Empat di Antaranya Bintang Dua
“Pada rapat perencanaan akhir yang digelar di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) pada 24 Mei lalu, Brigjen TNI Rudi Hermawan memastikan persiapan sudah mencapai 90%. Proses perencanaan meliputi rapat pengembangan konsep; rapat awal serta rapat paripurna; survei lokasi; dan sidang akhir yang kini telah rampung,” tulis Puspen TNI.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































