Wakil KSAD Tinjau Kesiapan Prajurit TNI AD di Latma Super Garuda Shield 2022

Jakarta,IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (WAKSAD) Letjen TNI Agus Subiyanto meninjau kesiapan prajurit TNI AD dalam mengikuti Latihan Bersama (Latma) Super Garuda Shield-16/2022 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatera Selatan, Selasa (2/8).
Mengawali tinjauan tersebut, Agus menerima paparan dari Komandan Puslatpur Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Suparlan Purwo Utomo terkait kesiapan daerah latihan termasuk sarana dan prasarananya.
Mantan Pangdam Siliwangi ini berharap, selama kegiatan latihan Super Garuda Shield semua bisa terlaksana sesuai dengan yang sudah direncanakan.
“Semoga latihan ini bisa berjalan lancar sesuai rencana dan melalui latihan antar negara ini dapat meningkatkan Profesionalisme Prajurit,” ujarnya.
Usai menerima paparan, Agus didampingi Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Ignatius Yogo Triyono, Danpussenif Letjen TNI Arief Rahman, Danpuspenerbad Mayjen TNI Dwi Wahyu Winarto dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi menyaksikan terjun payung free fall prajurit Kopassus bersama US Army, yang merupakan bagian dari materi latihan Operasi Khusus (Special Operation) dalam Super Garuda Shield.
Latma Super Garuda Shield rencananya dilaksanakan mulai tanggal 3 hingga 14 Agustus 2022 di dua tempat yaitu Baturaja Sumatera Selatan dan Amborawang Kalimantan Timur yang diikuti oleh 13 negara.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































