Puncak Latihan Bersama Super Garuda Shield 2022 Matra Darat Sukses Digelar

Baturaja, IDM - Puncak latihan bersama Super Garuda Shield 2022 Matra Darat sukses digelar di daerah latihan Pusat Latihan Tempur Kodiklatad.
Latihan yang memadukan sejumlah unsur kesenjataan matra darat ini disaksikan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan Commander of US Indo-Pacific Command, Admiral John C. Aquilino dan didampingi oleh Letjen TNI Ignatius Yogo Triyon, Jumat (12/8).

Combined Armed Live Fire Exercise merupakan puncak latihan yang melibatkan tembakan dari berbagai unsur kesenjataan Angkatan Darat negara peserta latihan mulai dari gerak maju pasukan Infanteri dengan senjata perorangan dan senjata bantuan hingga bantuan tembakan seperti Multi Launcher Rocket System (MLRS) HIMARS dan ASTROS.
Selain itu sejumlah senjata yang dikerahkan di antaranya Javelin TM Cross LD, Helikopter Serang AH 64 Apache dengan berbagai jenis munisinya, Meriam KH 178, Meriam 105 mm dan ditutup dengan evakuasi medis menggunakan helikopter Bell dan Blackhawk.

Sebelum puncak latihan ini masing-masing bagian telah melaksanakan latihan secara parsiil. Latma Garuda Shield sebelumnya digagas oleh TNI AD dan US Army secara bilateral, melihat peran strategis kegiatan ini maka kedua negara sepakat mengembangkannya secara multilateral dan diikuti oleh matra lain seperti Angkatan Laut dan Angkatan Udara serta Marinir. (gin)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































