Panglima TNI Terima Kunjungan INDOPACOM Commander, Bahas Sejumlah Isu Militer

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan US Indo-Pacific Command (INDOPACOM) Commander, Admiral Samuel J. Paparo di Mabes TNI, Jakarta, Kamis (13/6).
Sejumlah isu keamanan menjadi perbincangan keduanya. Beberapa tema yang menjadi sorotan adalah perkembangan teknologi militer, keamanan maritim hingga kerja Latihan Gabungan 'Super Garuda Shield'.
Baca Juga: Kunker ke Makassar, KSAU Cek Kesiapan Operasional Sejumlah Satuan di Lanud Sultan Hasanuddin
Dalam kesempatan tersebut, Agus pun mengapresiasi Samuel yang memilih Indonesia sebagai negara tujuan pertama setelah resmi mengisi jabatannya saat ini.
Agus juga mengapresiasi tawaran pengembangan fasilitas Pusat Latihan Tempur Baturaja oleh INDOPACOM. Ia berharap Indonesia dapat terus bekerja sama dengan berbagai negara untuk mengatasi tantangan keamanan yang terus berkembang.
Baca Juga: Danyonif 411 Kostrad Gelar Lomba Lari Rintangan untuk Perkuat Jiwa Korsa Antar Prajurit
"Kami berharap kerja sama dengan negara-negara mitra strategis seperti Amerika Serikat akan terus ditingkatkan di masa depan," kata Agus, dikutip dari keterangan Puspen TNI, Jumat (14/6).
"Termasuk dalam aspek interoperabilitas dalam melaksanakan berbagai operasi bersama guna mengatasi tantangan keamanan bersama," tambah Agus. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































