Marinir TNI AL dan Amerika Dalami Karakteristik Senjata M240 GPMG

Jakarta, IDM – Prajurit Marinir TNI AL dan Amerika Serikat (USMC) mendalami karakteristik senjata mesin ringan M240 GPMG kaliber 7,56 mm dalam rangkaian latihan gabungan bersama (latgabma) Super Garuda Shield 2024, Surabaya, Rabu (28/8).
Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 5 Marinir Letkol (Mar) Ahmad Fauzi, menjelaskan pemahaman karakteristik senjata harus dikuasai oleh seorang prajurit.
Baca Juga: Gelar FGD, TNI AU Samakan Pola Pikir hingga Pola Tindak dalam Mengantisipasi Ancaman Siber
"Misal, saat prajurit memberikan bantuan tembakan oleh pemegang senjata bantuan tingkat eegu dalam mendukung permintaan bantuan tembakan satuan kawan yang berada di garis depan serangan," jelas Fauzi, dikutip dari keterangan Pasmar 2, Kamis (29/8).

Fauzi melanjutkan, pada pengenalan senjata mesin ringan buatan Amerika Serikat tersebut, para prajurit Marinir TNI AL juga diajarkan cara menembak dengan tepat dan pergantian penembak apabila mengalami cedera.
Baca Juga: Prajurit Yonif 432 Kostrad Lakukan Perawatan Berkala PLTS di Pos Mapenduma
Dia menyampaikan, latgabma Super Garuda Shield tidak sekadar bertujuan meningkatkan hubungan diplomatik Indonesia-Amerika Serikat yang selama ini sudah terjalin, tetapi juga untuk meningkatkan profesionalisme prajurit.

"Latgabma ini selain untuk menjaga hubungan diplomatik, juga untuk meningkatkan profesionalisme prajurit menggunakan senjata mesin ringan tingkat regu, di mana kemampuan menembak adalah tuntutan pokok prajurit," kata Fauzi yang juga selaku Perwira Pelaksana (Palaklat) Latihan Pendaratan Super Garuda Shield 2024.
Super Garuda Shield 2024 dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus-6 September di tiga lokasi, yakni Situbondo, Jawa Timur yang digelar untuk pendaratan atau operasi amfibi; Karawang, Jawa Barat untuk operasi penerjunan atau lintas udara; dan penembakan artileri di Baturaja, Sumatra Selatan.
Baca Juga: Panglima TNI Lantik Kasum TNI, Irjen TNI dan Pangkogabwilhan III
Latihan gabungan bersama ini selain diikuti oleh Indonesia sebagai tuan rumah dan Amerika Serikat sebagai mitra penyelenggara, juga melibatkan 19 negara dan pengamat militer.
Para pasukan militer dari berbagai negara yang tergabung sebagai peserta Super Garuda Shield 2024 akan melaksanakan materi latihan tactical combat casual care, drill surface insertion, latihan pendaratan khusus (Ratsus), drill amphibious assault, drill air assault serta sinkronisasi taktik dan komando.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































