Marinir Pastikan Kesiapan Ranpur LVT 7-A1 Jelang Super Garuda Shield 2025

Jakarta, IDM – Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) 1 Marinir memastikan kesiapan kendaraan tempur (ranpur) LVT 7-A1 menjelang latihan gabungan bersama Super Garuda Shield 2025.
Komandan Yonranratfib 1 Marinir Mayor (Mar) Adityo Suryo Nugroho memerintahkan para prajuritnya di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Kamis (3/7) untuk meyakinkan kembali kondisi LVT 7-A1 dalam kondisi siap tempur.
"Para awak LVT 7-A1 melakukan perawatan maupun pemeliharaan secara intensif dan selektif sampai kebagian terkecil hingga bagian vitalsecara maksimal untuk memastikan kendaraan siap bermanuver di medan darat maupun di laut," kata Adityo, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Jumat (4/7).
Baca Juga: TNI Kerahkan Dua KRI, Pesawat CN-235 hingga Kopaska Respons Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya
Yonranratib 1 Marinir juga rutin memodernisasi LVT 7A-1, di antaranya melakukan pemasangan alat komunikasi L3 Harris untuk meningkatkan kemampuan dan efektivitas kendaraan tempur tersebut.

"Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan tempur yang akan digunakan dalam latihan gabungan bersama Super Garuda Shield 2025 sehingga diperlukan kesiapan optimal untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan agar tujuan dan sasaran dari latihan dapat tercapai," ujarnya.
Super Garuda Shield 2025 yang dijadwalkan pada 25 Agustus-4 September bakal digelar di wilayah Jakarta yang terbagi di Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Seskoal) untuk pelatihan staf; satuan siber TNI untuk pelatihan siber; hingga di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI untuk pelatihan unit kecil.
Baca Juga: TNI AL Gelar Diskusi, Bahas Urgensi Kodaeral dan Fungsi Strategis Drone Kapal Selam
Kemudian, di Pusat Latihan Tempur Komando Pendidikan Latihan TNI AD (Puslatpur Kodiklatad) Baturaja untuk latihan hutan rimba (Jungle FTX) serta latihan gabungan dan latihan penembakan (Calfex).
Selanjutnya, lokasi di Puslatpur 9 Marinir Dabo Singkep untuk latihan operasi amfibi dan bakti sosial di Desa Peracak, Baturaja.
Sebanyak 15 negara disebut akan ambil bagian dalam latihan gabungan multilateral ini dengan mengirimkan pasukan dan peninjau (observer). Negara-negara yang akan berpartisipasi antara lain Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brazil, Kanada, Kamboja, Inggris, India, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Singapura, Selandia Baru, Prancis, hingga Papua Nugini.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































