SUPER GARUDA SHIELD

Latma Super Garuda Shield 2025 Akan Gunakan Multiple Integrated Laser Engagement System

Kunjungan delagasi Angkatan Darat.
Kunjungan delagasi Angkatan Darat (AD) Amerika Serikat dalam rangka Site Survey Combat Training Center (CTC) Development di Markas Pussimpur, Jalan Halmahera, Kota Bandung beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Kodiklatad)

Jakarta, IDM – Latihan bersama (Latma) Super Garuda Shield 2025 yang akan berlangsung 25 Agustus-4 September 2025 di Puslatpur, Baturaja akan menerapkan Multiple Integrated Laser Engagement System (MILES).

Hal ini dipastikan saat kunjungan delagasi Angkatan Darat (AD) Amerika Serikat dalam rangka Site Survey Combat Training Center (CTC) Development di Markas Pussimpur, Jalan Halmahera, Kota Bandung beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Robot Laser Karya Poltekad TNI AD Bisa Lubangi Tubuh Musuh dari Jarak Lima Meter

Dilansir keterangan dari Kodiklatad, Minggu (15/6) dijelaskan untuk tahun 2025-2026, Pussimpur menyarankan adanya Transfer Of Teknologi (TOT) dan Transfer Of Knowledge (TOK) pada pelaksanaan sosialisasi penggunaan Miles pada 11 Agustus 2025 di Jakarta.

"Selain itu, Pussimpur juga menyarankan adanya pelatihan Service Center, sehingga ada kemampuan untuk perawatan dan perbaikan Miles tersebut, mengingat Miles nantinya akan digunakan saat latihan Super Garuda Shield," bunyi keterangan Kodiklatad.

Baca Juga: TNI AU Hadirkan Simulator F-16 di Indo Defence 2025, Pengunjung: Mengesankan dan Imersif

Selanjutnya dalam kunjungan ini delagasi AD Amerika Serikat juga mendapatkan penjelasan tentang kegiatan yang dilaksanakan oleh Pussimpur dalam rangka mendukung tugas pokok Kodiklat TNI AD, seperti kegiatan di workshop yang merupakan tempat bekerja sama dengan Kampus Itenas dan PT. Nexin dan pihak lainnya untuk pengembangan aplikasi simulasi tempur (Simpur).

Dari Workshop, delagasi AS Amerika Serikat kemudian mendapat penjelasan tentang alat perlengkapan Simpur yang digunakan untuk mendukung latihan satuan TNI AD. Delegasi juga menyaksikan peragaan latihan Posko menggunakan aplikasi Holomatrix.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.