KSAD Terima Kunjungan Kehormatan Kepala Staf Angkatan Darat Australia yang Baru

Jakarta,IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerima kunjungan kehormatan Kepala Staf Angkatan Darat Australia Letjen Simon Stuart di Mabesad Jakarta, Kamis (4/8).
Hadirnya Simon di Markas Besar Angkatan Darat adalah memperkenalkan dirinya sebagai pejabat baru Kepala Staf Angkatan Darat Australia menggantikan Letjen Richard Burr yang telah memasuki usia pensiun bulan Juli 2022. Selain memperkenalkan dirinya, Letjen Simon Stuart juga menghadiri undangan pembukaan latihan bersama Super Garuda Shield yang digelar di Baturaja pada hari Rabu, 3 Agustus 2022 kemarin.
Kedua perwira tinggi ini kemudian membahas sejumlah kerja sama yang telah dan akan dilaksanakan oleh kedua Angkatan Darat terkait peningkatan kerja sama antara militer kedua negara dalam rangka modernisasi alutsista, peningkatan profesionalisme, dan kemampuan tempur prajurit melalui latihan bersama dan juga pertukaran siswa maupun pelatih.
"Selain latihan bersama Garuda Shield, Latma Bilateral antara TNI AD dan AD Australia akan terus kita tingkatkan agar prajurit kedua negara semakin kompak, terampil dan mahir untuk menghadapi kompleksitas ancaman di masa yang akan datang," ucap Dudung.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































