SUPER GARUDA SHIELD

Keren, Kolaborasi Alutsista TNI dan US Army Warnai Latihan Penyerbuan Gabungan di Situbondo

Latihan Penyerbuan Gabungan (Join Strike) pada gelaran Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2024 yang dilaksanakan di Situbondo. (Foto: Dok. Dispenau)
Latihan Penyerbuan Gabungan (Join Strike) pada gelaran Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2024 yang dilaksanakan di Situbondo. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kolaborasi sejumlah alutsista milik TNI dan US Army terlihat dalam Latihan Penyerbuan Gabungan (Join Strike) pada gelaran Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2024 yang dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) 5 Marinir Baluran Situbondo Jawa Timur, Sabtu (31/8/2024).

Dilansir dari keterangan Puspen TNI, Minggu, (1/9) alutsista tersebut diantaranya Astros, MLS Vampire, KRI FKO-368, Scan Eagle (UAV), Pesawat F-16 sedangkan dari US Army (Amerika Serikat) menurunkan USS Green Bay, Helikopter Puma, P-8 Poseidon, Heli MH-60R, Himars, Heli AH-1 Cobra dan Heli UH-1Y Huey. 

Baca Juga: Sebanyak 240 personel Satgas Kizi TNI Konga Terima Penghargaan UN

Join Strike merupakan operasi gabungan yang melibatkan berbagai Matra Angkatan Bersenjata dari beberapa negara peserta latihan untuk melaksanakan serangan terkoordinasi dan terintegrasi menggunakan berbagai platform militer seperti pesawat tempur, kapal perang, artileri dan pasukan darat dalam satu operasi terpadu.

"Join Strike ini memanfaatkan teknologi militer canggih seperti sistem komunikasi dan rantai komando yang sistematis untuk mengkoordinasikan serangan di berbagai medan tempur secara real time," tulis keterangan Puspen TNI.

Baca Juga: Terima Kunjungan Athan Inggris, Asintel KSAU Bahas Peluang Kerja Sama di Bidang Siber

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan interopabilitas dan kemampuan koordinasi antar pasukan dari berbagai negara dalam operasi militer yang kompleks. Join Strike dilakukan secara simultan dari berbagai arah dan dengan berbagai jenis kekuatan untuk mencapai efek maksimal terhadap target musuh.

Latihan ini disaksikan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Komandan Komando Indo Pasifik Amerika Serikat Laksamana Samuel J. Paparo, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dan KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.