Kapal Selam Australia HMAS Waller Mendadak Muncul di Surabaya

Jakarta, IDM - Kapal selam milik Angkatan Laut Auatralia (Royal Australian Navy), HMAS Waller singgah di dermaga Madura Timur, Koarmada II, Surabaya, Minggu (27/8).
Dikutip dari keterangan Lantamal V, Senin (28/8), kedatangan kapal selam tersebut disambut oleh Asisten Operasi (Asops) Danlantamal V Kolonel Laut (P) Muhammad Taufik.
Baca Juga: 20 Pamen TNI Promosi Jabatan Perwira Tinggi
Kapal selam HMAS Waller yang dikomandani oleh Commander Calvin Timms ini berkunjung ke Kota Pahlawan dalam rangka kunjungan biasa yang pernah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
Dalam kesempatan tersebut, Taufik menyampaikan ucapan selamat datang dan menyampaikan konsistensi hubungan antara TNI AL dengan AL Australia serta menyampaikan persiapan rencana latihan Super Garuda Shield 2023 di Banyuwangi.
HMAS Waller mempunyai panjang 77,8 meter, lebar 7,8 meter dan tinggi 7 meter serta kapasitas awak sebanyak 59 kru. Kapal ini dibuat dari baja paduan mikro tarik tinggi, dilapisi kulit ubin anechoic untuk meminimalkan deteksi sonar.
Baca Juga: Kurangi Polusi Udara, Skadron Udara 4 Kembali Menggelar Operasi TMC dengan Pesawat NC-212i
Kapal selam ini mampu menyelam hingga kedalaman bawah laut lebih dari 180 meter (590 kaki). Kelas Collins ini memiliki kecepatan 10,5 knot (19,4 km/jam; 12,1 mph) di permukaan dan kedalaman snorkel, dan dapat mencapai 21 knot (39 km/jam; 24 mph) di bawah air.
HMAS Waller dipersenjatai enam tabung torpedo 21 inci (530 mm), membawa muatan standar 22 torpedo yang awalnya campuran dari torpedo Gould Mark 48 Mod 4 dan Sub-Harpoon UGM-84C dengan Mark 48, kemudian ditingkatkan menjadi versi Mod 7 Common Broadband Advanced Sonar System (CBASS).
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































