3 Roket Ditembakkan Saat Latihan Gabungan Super Garuda Shield di Puslatpur Marinir

Jakarta, IDM – Dalam ajang latihan gabungan Super Garuda Shield yang digelar di Pusat Latihan Tempur Marinir, Situbondo, Jawa Timur, TNI bersama US Army menembakan roket Astros, Vampire, dan HIMARS.
Latihan gabungan ini merupakan bagian dari kerja sama bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan operasional negara.
Baca Juga: Prajurit Armed Terima Lencana Ahli Artileri Angkatan Darat AS
Danyonarmed 1 Kostrad Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang mengatakan jika latihan tahunan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam menjaga keamanan regional dan meningkatkan interoperabilitas angkatan bersenjata.
“Penembakan roket yang dilakukan hari ini menunjukkan kemampuan tinggi dari sistem senjata yang digunakan dan kerja sama solid antara Indonesia dan Amerika Serikat,” ujar Garry dalam rilisnya yang diterima Rabu (4/9).
Latihan ini menampilkan demonstrasi kemampuan sistem peluncur roket jarak jauh yang canggih. Roket Astros dari Brasil, roket Vampire dari Australia dan sistem roket Himars dari Amerika Serikat digunakan untuk menilai keakuratan dan efektivitas serangan dalam berbagai skenario tempur. Penembakan roket dilakukan dengan presisi tinggi dan efisiensi, menunjukkan kemajuan teknologi dan strategi terbaru dalam peperangan modern.
Baca Juga: Sebanyak 86 Perwira TNI Naik Pangkat, Ini Nama-namanya
Super Garuda Shield merupakan latihan militer terbesar antara Amerika Serikat dan Indonesia sejak tahun 2022 dan melibatkan sejumlah negara. Pada tahun ini, beberapa negara yang ikut berpartisipasi antara lain Australia, Kanada, Prancis, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Inggris, dan Selandia Baru berpartisipasi, bersama pengamat dari Brasil, Brunei, Fiji, Jerman, India, Malaysia, Belanda, Papua Nugini, Filipina, Thailand, Timor-Leste, dan Vanuatu.
Latihan ini tidak hanya menyediakan peluang yang sangat baik untuk pertukaran profesional dan budaya melalui pembelajaran dan pelatihan bersama, namun juga terus memperkuat Perjanjian Kerja Sama Pertahanan Utama AS-Indonesia.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































