HISTORY

Hōshō Kapal Induk Murni Pertama di Dunia

kapal induk
Ilustrasi kapal induk Hosho milik Angkatan Laut Jepang. (Foto: Dok. Naval Encyclopedia)

Jakarta, IDM - Kapal induk pertama di dunia sering menuai perdebatan di kalangan pengamat militer dan sejarah. Banyak yang menyebutkan Inggris dan Amerika Serikat adalah pembuat kapal induk pertama. Namun, hal ini tak sepenuhnya benar.

Melansir dari Kompas, Kamis (30/3), saat teknologi penerbangan semakin berkembang, berbagai negara mulai berinovasi membuat pesawat terbang dalam menunjang pertahanan udara mereka.

Baca Juga: Tupolev Tu-16, Pesawat Pembom Strategis dan Penggetar TNI AU di Era 1960-an

Namun, kala itu ada beberapa kendala yang dihadapi, yaitu pesawat tidak bisa melakukan operasi jarak jauh karena keterbatasan bahan bakar. Oleh karena itu, akhirnya dibuat kapal dengan dek yang lebar, agar pesawat bisa mendarat dengan leluasa untuk mengisi bahan bakar.

Hal itulah yang membuat Jepang memiliki ide cemerlang dengan membangun kapal induk pertama di dunia, tanpa harus memodifikasi kapal-kapal lainnya. Kapal induk itu bernama Hōshō, yakni menjadi yang pertama di dunia.

Kapal induk Hōshō memiliki panjang 168 meter dengan berat 9.500 ton dan mampu berlayar dengan kecepatan 46 km perjam. Kapal ini mampu membawa 15 pesawat terbang dan dioperasikan lebih dari 500 awak kapal.

Baca Juga: Dog Fight, Pertempuran Udara Jarak Dekat Pesawat Tempur

Hōshō ditugaskan di Angkatan Laut Jepang pada 1922. Kemudian, pada 1932 pertama kali terlibat dalam pertempuran sampai Perang Dunia II.

Pada akhir Perang Dunia II dan saat Jepang sudah menyerah kepada sekutu, Hōshō dialihfungsikan sebagai transportasi pemulangan prajurit dan warga sipil Jepang yang ditempatkan di luar negeri, sebelum akhirnya Hōshō dibuang dan dibongkar pada 1946. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.