Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta meluncurkan proyek dua tahun untuk melindungi dan melestarikan situs kapal karam sisa Perang Dunia II USS Houston, yang merupakan bagian sejarah penting bersama dari AS dan Indonesia.
Tim Departemen Perang Amerika Serikat (AS) untuk Pencarian dan Identifikasi Tentara yang Hilang atau Tawanan Perang atau the Defense POW/MIA Accounting Agency (DPAA) telah menyelesaikan misi investigasi pada 20-23 Juli 2026 di Pulau Biak, Papua.
Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) III Marsda TNI Azhar Aditama diganjar penghargaan Defense POW/MIA Accounting Agency (DPAA), Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS).
Gemuruh riuh lalu lintas di Jembatan Cianten, Kabupaten Bogor Barat, Jawa Barat, seolah menyamarkan sebuah fragmen sejarah besar yang pernah bergejolak di bawah alirannya. Di balik tenangnya riak sungai dan hijaunya lanskap Situs Pasir Angin, kawasan ini merupakan saksi bisu palagan sengit Perang Dunia II yang mempertemukan ambisi ekspansi tentara Jepang dengan ketahanan baris belakang pasukan Sekutu.
Detasemen Matra (Denmatra) 3 Pasgat mengerahkan sejumlah personel untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban ledakan di kawasan Kompleks Perikanan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Senin (1/6).
Ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II kembali mengingatkan akan bahaya laten sisa-sisa konflik masa lalu di Kabupaten Biak Numfor, Papua.
Rusia akan merayakan Victory Day, hari kemenangan Soviet atas Nazi dalam Perang Dunia II, di Red Square, Moskow. Namun, hari nasional yang jatuh pada 9 Mei ini tidak akan menampilkan parade aset militer termasuk tank dan rudal.
Dalam rangka memperingati 84 tahun Pertempuran Selat Sunda, perwakilan Amerika Serikat (AS) bersama Angkatan Laut Australia dan Indonesia melakukan upacara dan tabur bunga di perairan tersebut pada beberapa waktu lalu.
Pejabat senior Rusia mempertanyakan bagaimana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) akan bekerja sama dengan Dewan Keamanan PBB, yang telah menjadi poros utama upaya perdamaian sejak akhir Perang Dunia II.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta, menilai penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh militer Amerika Serikat sebagai ancaman serius terhadap prinsip kedaulatan negara dan tata hukum internasional yang telah dibangun pasca Perang Dunia II.