HANKAM

Denmatra 3 Pasgat Kerahkan Personel Bantu Evakuasi Korban Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak

Personel Denmatra 3 Pasgat
Personel Denmatra 3 Pasgat yang tergabung dalam tim SAR gabungan evakuasi korban ledakan di kawasan Kompleks Perikanan Fandoi. (Foto: Dok. Instagram @korpasgat_tniau)

Jakarta, IDM – Detasemen Matra (Denmatra) 3 Pasgat mengerahkan sejumlah personel untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban ledakan di kawasan Kompleks Perikanan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Senin (1/6).

Baca Juga: AUKUS Ubah Skema Pengadaan Kapal Selam Nuklir, Australia Dapat Bekas Seluruhnya

Tim SAR Denmatra 3 Pasgat yang dipimpin Letda Pas Ardyan Azhari tergabung dalam tim SAR gabungan bersama unsur Basarnas, Kompi 4 Batalion Pelopor A Biak, Lanal Biak, Dinas Kesehatan Biak, Polres Biak Numfor, dan Kodim 1708/Biak Numfor.

“Pada pukul 06.45 WIT, seluruh personel melaksanakan apel kesiapan yang dilanjutkan dengan siaga dan penyisiran di lokasi kejadian guna mencari serta mengevakuasi korban yang masih berada di area terdampak ledakan,” tulis Penerangan Korpasgat, dikutip dari unggahan Instagram @korpasgat_tniau, Selasa (2/6).

Personel Denmatra 3 Pasgat
Apel kesiapan yang digelar sebelum personel Denmatra 3 Pasgat membantu proses pencarian dan evakuasi korban ledakan di kawasan Kompleks Perikanan Fandoi. (Foto: Dok. Instagram @korpasgat_tniau)

Ledakan di kawasan Kompleks Perikanan Fandoi, Biak terjadi pada Minggu (31/5). Kerasnya ledakan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi yang merupakan permukiman padat penduduk.

Baca Juga: Ribuan Pengunjung Terpukau Aksi JAT pada HUT ke-65 RBAF di Brunei Darussalam

Berdasarkan data sementara, enam orang dinyatakan meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya masih dalam pencarian. Selain itu, sejumlah warga mengalami luka-luka dan puluhan orang harus mengungsi akibat peristiwa tersebut. Indikasi awal, ledakan disebabkan oleh bahan peledak peninggalan Perang Dunia II yang selama ini kerap ditemukan di sejumlah wilayah Biak.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.