Mengenal Senapan Lee-Enfield No.4 Mk 1, Senjata Runduk Era Perang Dunia II

Jakarta, IDM - Di era perang dunia ke-II sekitar tahun 1942-1960 an senapan Lee Enfield No. 4 Mk. 1 merupakan senapan yang biasa digunakan oleh penembak runduk (sniper) dan penembak jitu Inggris.
Dilansir dari website NRA, Kamis, (21/9) dijelaskan bahwa awalnya senapan ini diproduksi oleh British Board of Ordnance sebuah perusahaan Inggris yang melakukan uji coba pertamanya pada tahun 1931 dan 10 tahun kemudian senapan ini diperbarui menjadi lebih ringan dan lebih efisien menjadi Lee Enfield No. 4 Mk. 1 (T) yang diambil alih produksinya oleh perusahaan pembuat senjata terkemuka Holland & Holland.
Baca Juga: The Sin Nio, Pejuang Perempuan Indonesia yang Hidup Sulit Hingga Akhir Hayat
"Senapan ini dilindungi oleh telinga yang kokoh, pandangan depan adalah bilah yang sederhana dan tipis, terbuka dan dapat disesuaikan, pandangan belakang Mk I dapat diatur sejauh 300 yard dan dapat disesuaikan untuk target hingga jarak 1.300 yard. Meskipun terdapat kotak yang dapat dilepas, Mk I diisi melalui klip stripper melalui saluran yang khusus digiling ke penerima," tulis keterangan NRA.
Sementara itu dilansir dari Twitter @RandomWorldWar senapan ini menggunakan amunisi kaliber 303 British atau 7.7x56mmR, dan lumayan "powerfull".
Baca Juga: Rekam Jejak Perjuangan Supriyadi dan Pemberontakan PETA di Blitar
Di Indonesia sendiri pada era perang dunia ke-II, sebuah foto menunjukkan pernah dipakai seorang penembak jitu Belanda saat berpatroli di Depok.
"Saat mereka melaksanakan patroli rutin untuk menghabisi kantong perlawanan para pejuang Indonesia, dia sekitar area Parung dan Sawangan, pada Juli, 1946. Senapan yang mereka gunakan adalah Lee Enfield No. 4 Mk. 1 (T) sniper+scope 3.5x," tulis keterangan Twitter @RandomWorldWar. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.















































































