Membangun Kekuatan Laut Indonesia: Doktrin, Armada, dan Masa Depan TNI AL
Defense Talk – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki kepentingan strategis yang tidak dapat dipisahkan dari laut. Namun, membangun kekuatan angkatan laut bukan hanya soal menambah jumlah kapal perang, melainkan tentang bagaimana menyusun doktrin yang tepat, membangun interoperabilitas armada, serta memperkuat industri pertahanan nasional secara berkelanjutan.
Dalam episode Defense Talk kali ini, kami berbincang bersama Muhammad Fauzan Malufti, pengamat pertahanan dan lulusan Master of Arts in Global Securities Studies, Johns Hopkins University, untuk membahas arah pembangunan kekuatan laut Indonesia di tengah dinamika keamanan maritim yang terus berkembang.
Diskusi mengulas berbagai isu strategis, mulai dari relevansi doktrin maritim Indonesia, rencana hibah kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi, tantangan program refurbishment 41 KRI, hingga pentingnya interoperabilitas armada yang berasal dari berbagai negara dan generasi. Selain itu, dibahas pula peran industri pertahanan nasional, khususnya PT PAL, dalam mendukung modernisasi alutsista dan membangun kemandirian teknologi pertahanan.
Pada akhirnya, episode ini mengajak kita melihat bahwa kekuatan angkatan laut modern tidak semata ditentukan oleh jumlah platform yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan sebuah negara menjaga kesiapan armada, menguasai teknologi, serta menyusun strategi jangka panjang yang selaras dengan karakter Indonesia sebagai negara maritim.
Simak analisanya hanya di youtube channel @idefensemagz
Hankam

Lagi-lagi WNA India Selundupkan Serbuk Emas Lewat Perut di Juanda, Kali Ini 2,1 Kg Disikat TNI AL
Aksi penyelundupan serbuk emas ilegal di Bandara Internasional Juanda kembali terbongkar. Kali ini, petugas gabungan TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan seberat 2,1 kilogram yang disembunyikan di dalam perut oleh dua warga negara asing asal India.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.






























































































