Selat Hormuz Chokepoint Dunia dan Posisi Strategis Indonesia-Riska Sri Handayani-Defense Talk
Defense Talk – Ketika dunia membahas konflik Timur Tengah, perhatian publik sering kali tertuju pada aspek militer dan politik. Namun di balik setiap eskalasi di kawasan tersebut, terdapat satu faktor yang memiliki dampak langsung terhadap ekonomi global: Selat Hormuz.
Sebagai salah satu jalur pelayaran dan energi paling strategis di dunia, Selat Hormuz menjadi penghubung utama distribusi minyak dan gas dari kawasan Teluk ke pasar internasional. Gangguan sekecil apa pun di wilayah ini dapat memengaruhi harga energi, rantai pasok global, hingga stabilitas ekonomi berbagai negara.
Lalu pertanyaannya:
Mengapa Selat Hormuz begitu penting bagi dunia?
Apakah Indonesia memiliki jalur laut strategis yang tingkat kepentingannya setara dengan Hormuz?
Bagaimana posisi Indonesia sebagai negara kepulauan di tengah rivalitas geopolitik dan kompetisi maritim global?
Dalam episode kali ini, Defense Talk menghadirkan Dr. Riska Sri Handayani dosen tetap Departemen Kajian Stratejik Ketahanan & Keamanan, Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) Universitas Indonesia, untuk membahas dinamika Selat Hormuz, konsep maritime chokepoints, serta implikasinya terhadap keamanan, ekonomi, dan kepentingan strategis Indonesia.
Diskusi ini mengupas berbagai isu penting, mulai dari:
- Konflik Timur Tengah dan dampaknya terhadap perdagangan global
- Ketergantungan dunia terhadap jalur energi internasional
- Konsep chokepoint dalam geopolitik maritim modern
- Posisi ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) dalam sistem perdagangan global
- Potensi kerentanan dan kekuatan Indonesia sebagai negara kepulauan
- Masa depan Indo-Pasifik dan persaingan kekuatan besar di kawasan
Lebih jauh lagi, episode ini mengajak kita melihat bahwa keamanan maritim bukan hanya soal kapal perang dan operasi militer, tetapi juga soal bagaimana sebuah negara memahami posisi geografisnya dalam percaturan global.
Karena pada akhirnya, dalam geopolitik modern:
"Siapa yang menguasai jalur konektivitas dunia, akan memiliki pengaruh besar terhadap arus perdagangan, energi, dan stabilitas internasional."
Simak analisanya hanya di youtube channel @idefensemagz
Hankam

Lagi-lagi WNA India Selundupkan Serbuk Emas Lewat Perut di Juanda, Kali Ini 2,1 Kg Disikat TNI AL
Aksi penyelundupan serbuk emas ilegal di Bandara Internasional Juanda kembali terbongkar. Kali ini, petugas gabungan TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan seberat 2,1 kilogram yang disembunyikan di dalam perut oleh dua warga negara asing asal India.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.






























































































