Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki kepentingan strategis yang tidak dapat dipisahkan dari laut. Namun, membangun kekuatan angkatan laut bukan hanya soal menambah jumlah kapal perang, melainkan tentang bagaimana menyusun doktrin yang tepat, membangun interoperabilitas armada, serta memperkuat industri pertahanan nasional secara berkelanjutan.
Asisten Deputi Koordinator Bidang Kekuatan, Kemampuan, dan Kerja Sama Pertahanan Kemenko Polkam Brigjen TNI (Mar) Kresno Pratowo menyebut pihaknya akan memperluas substansi penguatan industri pertahanan.
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin membahas dukungan penguatan industri pertahanan ASEAN. Hal ini disampaikan saat bertemu dengan Menhan Singapura Ng Eng Hen, Singapura, Senin (20/1).