HISTORY

Mengenal Abdulrachman Saleh, Dikenal Cerdas Hingga Julukannya Jadi Sebutan Pelajar AAU

Abdulrachman Saleh.
Abdulrachman Saleh. (Foto: tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM - Kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran tokoh-tokoh yang mendedikasikan hidupnya untuk negara. Salah satunya adalah Abdulrachman Saleh, seorang pilot yang dikenal cerdas, tangguh dan memiliki daya juang tinggi.

Mengutip majalahpandu, Sabtu (25/2), keunikan Abdulrachman Saleh pun membekas di lingkungan sekolahnya. Penerbang kelahhiran 1901 itu bahkan mendapatkan sebuah julukan khusus dari gurunya. 'Krullebol' yang berarti 'si keriting yang cerdas' diberikan oleh dosennya yang bekebangsaan Belanda.

Beberapa tahun berlalu, nama itu kemudian menjadi inspirasi Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal (Purn) Saleh Basarah periode 1973-1977 untuk menyematkan nama tersebut sebagai panggilan taruna-taruni Akademi Angkatan Udara (AAU). 'Krullebol' yang dengan pelafalan orang Indonesia menjadi 'karbol' diharapkan dapat menjadi rujukan bagi para siswa AAU untuk memiliki ketangguhan seperti Abdulrachman Saleh.

Kiprah Abdulrachman Saleh terus berkembang usai beberapa waktu dipercaya menjadi instruktur penerbang membantu Adisutjipto. Hingga pada 1946, ia ditugaskan untuk menjadi komandan Pangkalan Udara Maospati di Madiun, kendati berdomisili di Malang.

Baca: Esther Gayatri Saleh, Srikandi Penerbang Prototipe Pesawat N219

Selain cerdas, Abdulrachman Saleh juga dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan praktis. Satu langkah tak terduga sekaligus menggelitik pun diungkap matra udara melalui tni-au.mil.id. Ketika betugas di Madiun, anak keduanya lahir. Sebagai seorang ayah, ia ingin terus bedekaatan dan memboyong anaknya ke Malang. Menaiki pesawat Cureng, anak kedua Abdulrachman Saleh yang masih bayi itu ditempatkan di koper kecil untuk menghemat tempat dalam pesawat.

Telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional Indonesia, nama Abdulrachman Saleh yang wafat pada 29 Juli 1947 diabadikan menjadi nama bandar udara di Malang, Jawa Timur. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.