Jejak Sejarah Pesawat Tempur F-5 Tiger II, "Sang Macan" Andalan TNI AU

Jakarta, IDM - Pesawat tempur F-5 Tiger II pernah menjadi salah satu unsur alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang memperkokoh kekuatan TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan dapat diandalkan dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.
Menilik sejarahnya, Indonesia memesan pesawat tempur ini dari Northrop Co Amerika Serikat. Pengiriman tahap pertama dilakukan pada 21 April 1980 dengan delapan unit pesawat F-5 Tiger II. Kemudian, delapan unit lainnya menyusul dikirim ke Indonesia pada 5 Juli 1980.
Yang menarik, pesawat tersebut selanjutnya dirakit kembali di Skadron Udara 14 dengan melibatkan teknisi dari TNI AU. Hingga pada tanggal 28 April 1980, pesawat F- 5 F dengan nomor seri TL-0514 berhasil melakukan uji terbang untuk pertama kalinya.
Baca Juga: USS Sumner Mannert L. Abele, Kapal Perang AS Era Perang Dunia II Ditemukan di Okinawa
Pesawat yang punya julukan "Sang Macan" ini masih mampu bersaing dengan pesawat-pesawat tempur terbaru saat itu. Kendati demikian perlu diakui jika kemampuan avionik dan sistem senjatanya harus ditingkatkan.
Untuk itu, TNI AU melakukan upaya modernisasi melalui sebuah program yang diberi nama 'Program Macan'. Pelaksanaannya dimulai pada 1 Juli 1999 sampai 28 Februari 2001 di Skatek 042.
TNI AU menjalin kerja sama dengan perusahaan penerbangan Belgia, Societe Anonyme Belge de Construction Aeronautiques (SABCA) untuk melakukan program ini.
Program modernisasi pesawat tempur F-5 Tiger II pada dasarnya dilakukan agar pesawat tempur ini memiliki tampilan dan kemampuan yang modern serta setara dengan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon.
Baca Juga: Herman Johannes Si Peracik Bom Indonesia Semasa Agresi Militer Belanda I dan II
Membahas mengenai penugasan, F-5 Tiger kerap dilibatkan dalam sejumlah operasi maupun latihan dalam upaya menjaga kedaulatan NKRI. Melansir laman Kemhan RI, misi dan operasi udara yang pernah melibatkan pesawat tempur ini antara lain Operasi Panah di wilayah Aceh, Elang Sakti di perbatasan NTT, Garuda Jaya, dan operasi Oscar yang merupakan operasi pengamanan wilayah perairan, termasuk mencegah penyelundupan lewat jalur laut.
Pesawat tempur F-5 Tiger II milik TNI AU akhirnya harus pensiun setelah 35 tahun mengemban tugas mengamankan wilayah udara NKRI. 28 April 2016 merupakan tahun terakhir "Sang Macan" melaksanakan penerbangan di langit Indonesia dalam misi Simulated Surface Attactk (phoenix flight). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.















































































