Hari Veteran Nasional, Penghormatan Kepada Para Veteran Pejuang Kemerdekaan RI

Jakarta, IDM – Tanggal 10 Agustus telah ditetapkan sebagai Hari Veteran Nasional sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) No.30 Tahun 2014. Hari Veteran Nasional diperingati untuk mengenang gencatan senjata pada tanggal 10 Agustus 1949 setelah para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia melawan tentara Belanda. Selain itu, Hari Veteran Nasional juga diperingati sebagai bentuk penghormatan bangsa Indonesia kepada para veteran yang telah mempertaruhkan jiwa dan raga mereka untuk kemerdekaan RI.
Merujuk pada UU, Veteran Republik Indonesia adalah warga negara Republik Indonesia yang ikut secara aktif dalam sesuatu peperangan membela Kemerdekaan dan kedaulatan Negara Republik Indonesia menghadapi negara lain yang timbul pada masa yang akan datang, dan juga mereka yang ikut dalam masa revolusi fisik antara 17 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949 untuk mempertahankan Republik Indonesia, ikut aktif dalam perjuangan pembebasan Irian Barat melakukan Trikora sejak 10 Desember 1961 sampai dengan 1 Mei 1963, dan yang ikut melakukan tugas Dwikora langsung secara aktif dalam operasi-operasi/pertempuran dalam kesatuan-kesatuan bersenjata serta mereka yang ikut aktif dalam perjuangan Seroja dalam kurun waktu tgl. 21 Mei 1975 sampai dengan 17 Juli 1976.
Selanjutnya, menurut UU No. 15/2012, pasal 18 ayat 3, semua Veteran Republik Indonesia secara otomatis menjadi anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), yang merupakan satu-satunya organisasi massa Veteran di Indonesia. Sementara itu, dilansir dari laman resmi LVRI, LVRI merupakan kelompok tertentu dalam masyarakat Indonesia yang anggotanya adalah pejuang kemerdekaan dalam rangka menegakkan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.
LVRI telah melaksanakan sepuluh kongres sejak tahun 1956 hingga Oktober 2012. Kongres pertama dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 1956 hingga 2 Januari 1957 dan dihadiri oleh 2.300 veteran dari seluruh Indonesia. Dari pertemuan tersebut, LVRI resmi dibentuk sebagai organisasi Veteran Nasional Indonesia.
Saat ini, LVRI dipimpin oleh Ketua Umum Mayjen TNI (Purn.) Saiful Sulun yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 24 Juni 2020 di Istana Negara. Selain itu, anggota Dewan Pimpinan Pusat LVRI lainnya yang juga dilantik untuk sisa masa jabatan 2017-2020 antara lain: Letjen TNI (Purn.) H. Soekarto sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Pusat LVRI, Mayjen TNI (Purn.) Bantu Hardjijo dan Marsda TNI (Purn.) F.X. Soejitno yang masing-masing dilantik sebagai Wakil Ketua Umum, dan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat LVRI. (YAS)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.















































































