"Naval Base Open Day" Meriahkan HUT TNI AL Ke-79
Jakarta, IDM – Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, meninjau warga yang sedang mengikuti donor darah di Gedung Nanggala, Markas Komando Armada (Koarmada) RI, Jakarta, Sabtu (7/9).
Program donor darah tersebut merupakan bagian dari kegiatan "Naval Base Open Day" (NBOD) yang diadakan dalam rangka menyambut HUT TNI AL ke-79 yang jatuh pada 10 September 2024. Dengan mengangkat tema “Aku Cinta Laut”, masyarakat diajak untuk lebih mengenal dan mencintai laut.
Sebanyak 350 orang mengikuti donor darah tersebut, yang terdiri dari prajurit TNI AL, mahasiswa, pelajar dari wilayah Jakarta. Acara ini dilakukan serentak di seluruh satuan TNI AL yang ada di Indonesia.
Masih dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT TNI AL, juga digelar
program pengentasan stunting yang diikuti oleh 300 ibu dan anak usia dini dari sejumlah wilayah di DKI Jakarta. Selain itu, masyarakat diajak untuk mengenal matra laut lebih jauh melalui pameran sejarah TNI AL, alusista, dan kendaraan antik. (IDM/Faisal Ramadhan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































