Isak Tangis Iringi Pemberangkatan Satgas MTF Konga XXVII-P/UNIFIL 2024
Jakarta, IDM – Pasukan Satgas MTF Konga XXVII-P/UNIFIL mengikuti upacara pemberangkatan misi perdamaian ke Lebanon di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, (19/12).
Upacara tersebut juga dihadiri keluarga prajurit. Isak tangis mewarnai perpisahan di antara mereka yang saling berpamitan.
Satgas MTF Konga XXVII-P/UNIFIL terdiri dari 120 prajurit TNI AL, termasuk 105 anak buah kapal (ABK) dan 15 personel pendukung. Mereka memiliki berbagai keahlian khusus seperti pilot, flight engineer, awak udara, perwira kesehatan, perwira intelijen, perwira psikologi, perwira penerangan, anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan penyelam.
Para prajurit tersebut akan melaksanakan berbagai tugas strategis, di antaranya maritime interdiction operation (MIO); pengawasan maritim di area of maritime operation (AMO); pelatihan untuk meningkatkan kemampuan Angkatan Laut Lebanon, serta melaporkan aktivitas udara di dalam maupun luar wilayah operasi.
Baca Juga: Upacara Pemberangkatan Pasukan Perdamaian TNI ke Lebanon
Dalam misi ini, KRI Sultan Iskandar Muda-367 merupakan kapal utama yang akan membawa pasukan melintasi sejumlah pelabuhan internasional, seperti Batam, Sri Lanka, Oman, dan Mesir, sebelum tiba di Lebanon pada Januari 2025.
Sesampainya di sana, Satgas MTF akan melaksanakan serah terima tugas dengan KRI Diponegoro-365, yang sebelumnya telah menjalankan misi serupa. (IDM/Faisal Ramadhan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































