Upacara Pelepasan Tiga Jenazah Prajurit TNI Satgas UNIFIL ke Kampung Halaman
Tangerang, IDM – Tangerang, IDM - Sejumlah prajurit TNI mengusung peti jenazah personel penjaga perdamaian yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) saat upacara pelepasan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4).
Ketiga jenazah prajurit tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 17.57 WIB. Ketiga jenazah diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing setelah upacara persemayaman di Bandara Soekarno-Hatta yang dipimpin KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.
Jenazah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon dilepas melalui upacara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir sebelum diterbangkan menggunakan pesawa C-130 Hercules dan CN-295 menuju ke daerah asal masing-masing.
Baca Juga: Melihat dari Dekat Kapal Perang Rusia yang Bersandar di Jakarta
Adapun Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar akan dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung, Jawa Barat. Serka Anumerta M Nur Ichwan dimakamkan di TMP Giri Dharmolyo II, Magelang. Sementara itu, Kopda Anumerta dimakamkan di TMP Giripeni Kulon Progo.
Ketiga prajurit penjaga perdamaian tersebut secara anumerta dianugerahi medali PBB dan Angkatan Bersenjata Lebanon sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendukung misi UNIFIL di Lebanon Selatan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































