TNI Angkatan Laut Luncurkan Dua Kapal Tunda Buatan Dalam Negeri
Jakarta, IDM - TNI Angkatan Laut meluncurkan dua Kapal Harbour Tug buatan PT Noahtu Shipyard yang merupakan perusahaan kapal dalam negeri. Acara tersebut digelar di galangan kapal PT Noahtu Shipyard, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (21/8).
Harbour Tug berfungsi untuk memberikan pelayanan pemanduan dan penundaan dalam pergerakan manuver Kapal Perang Republik (KRI) untuk keluar masuk pelabuhan.
Kapal ini memiliki speksifikasi panjang 30 meter, lebar 12 meter dan tinggi 5,10 meter. Dilengkapi kemampuan bollard pull 35 ton; sudut pandang rumah kemudi 360 derajat, dan sitem propulsi azimuth stern drive sehingga kapal dapat bermanuver 360 derajat.
Baca Juga: Kemeriahan Peringatan HUT RI ke-78 di Kawasan Monas
TNI Angkatan Laut berkomitmen untuk melaksanakan peningkatan penggunaan produk dalam negeri serta mengurangi produk impor sebagai wujud kemandiran bangsa dalam pemenuhan alutsista.
(IDM/Faisal Ramadhan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































