TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal, akan Dikirim ke Malaysia
Dabo Singkep, IDM - Personel TNI Angkatan Laut dari Mako Lanal Dabo Singkep yang berada di bawah jajaran Kodaeral IV berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 1,6 ton pasir timah ilegal yang diduga akan dikirim ke Malaysia. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Mako Lanal Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Senin (3/8). Dihadiri Dankodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko bersama Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Lingga, Denny. Dalam kesempatan itu, keduanya turut memeriksa barang bukti hasil pengungkapan kasus.
Upaya penyelundupan dilakukan dengan memanfaatkan keramba apung di perairan Pekajang Besar, Kabupaten Lingga, sebagai lokasi penyimpanan sementara sebelum pasir timah diduga dikirim ke luar negeri. Modus tersebut dipilih untuk menghindari pengawasan aparat sekaligus menyamarkan aktivitas ilegal di kawasan perairan yang menjadi jalur pelayaran antarpulau.
Baca Juga: 33.785 Peserta SPPI Tuntaskan Diklat Bela Negara dan Manajerial Koperasi
Selain mengamankan 1,6 ton pasir timah, petugas juga menyita satu pucuk senapan dan satu pucuk airsoft gun yang ditemukan dalam operasi tersebut. Seorang pria yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Seluruh barang bukti telah diserahkan sebagai bagian dari proses penyidikan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain maupun jaringan yang lebih luas.
Keberhasilan pengungkapan ini menegaskan komitmen TNI AL bersama aparat penegak hukum dalam memperketat pengawasan wilayah perairan Kepulauan Riau yang kerap menjadi jalur penyelundupan komoditas bernilai tinggi. Aparat memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga untuk mencegah praktik perdagangan ilegal yang berpotensi merugikan negara dan mengancam keamanan wilayah perbatasan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































