HANKAM

TNI AL Buka Rute Baru Mudik Gratis Jakarta-Bangka Belitung, Berangkat 15 Maret

KRI Banda Aceh-593 dan KRI Semarang-594
Dua kapal perang jenis LPD, KRI Banda Aceh-593 dan KRI Semarang-594. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – TNI AL memperluas jangkauan program mudik gratis tahun ini. Merespons tingginya aspirasi masyarakat, TNI AL resmi membuka rute baru Jakarta menuju Bangka Belitung menggunakan kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD).

Rute baru ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian mudik gratis TNI AL 2026. Kapal pengangkut pemudik ke Bangka Belitung, terjadwal bertolak dari Jakarta pada Minggu, 15 Maret atau satu hari lebih awal daripada rute reguler di Pulau Jawa.

Penuhi Permintaan Masyarakat Kepulauan

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, menjelaskan penambahan rute tersebut merupakan bentuk respons cepat TNI AL terhadap kebutuhan warga kepulauan.

Baca Juga: Beri Arahan ke Yonarhanud 2, Pangdivif 2 Kostrad Berikan Pesan Soal Keluarga, Media Sosial dan Profesionalisme

"Ada permintaan dari Bangka Belitung, ini juga kemungkinan akan kita penuhi dari Jakarta ke Bangka Belitung ya," ujar Ali di dermaga Kolinlamil, Jakarta, Rabu (11/3).

Ali memastikan kapal LPD tersebut mampu mengangkut pemudik beserta kendaraan roda dua mereka. "Untuk mengangkut mereka yang akan mudik ke Bangka Belitung dan dari Bangka Belitung arus baliknya juga kembali ke Jakarta," tambahnya.

Rute Jawa Menyusul 16 Maret

Setelah melepas keberangkatan ke Bangka Belitung, TNI AL akan memberangkatkan armada mudik gratis untuk rute reguler Jakarta-Semarang-Surabaya pada Senin, 16 Maret. Ali menyebut TNI AL menyiapkan setidaknya dua kapal besar untuk melayani rute mudik tahun ini untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalan raya.

"Untuk mudik gratis, kita siapkan mungkin dua kapal. Rencananya dari Jakarta ke Semarang, kemudian ke Surabaya. Arus baliknya juga kita angkut kembali dari Surabaya ke Semarang dan ke Jakarta," jelas Ali.

Sebelumnya, Asisten Operasi (Asops) KSAL Laksamana Muda Yayan Sofiyan mengungkapkan satu kapal perang untuk rute Jawa memiliki kapasitas hingga 1.000 penumpang. Program ini menyasar khusus pemudik roda dua dengan syarat pendaftaran yang mudah, yakni cukup menunjukkan STNK atau identitas resmi.

Baca Juga: Sebut Siaga 1 Hal Biasa, Panglima TNI Ingin Hitung Pergerakan Pasukan jika Jakarta Terjadi Sesuatu

Fasilitas Sahur dan Buka Puasa Gratis

TNI AL menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI untuk menjamin kenyamanan pemudik selama di atas kapal perang. Pihak Baznas berkomitmen menanggung seluruh kebutuhan logistik penumpang, mulai dari makanan untuk sahur hingga berbuka puasa.

"Kami akan segera menindaklanjuti rencana dukungan logistik bagi para pemudik agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan tenang selama perjalanan laut," tutur Ketua Baznas RI Noor Achmad.

Selain dukungan logistik, TNI AL menyiagakan sekitar 150 anak buah kapal (ABK) untuk melayani masyarakat di setiap armada. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.